JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Didominasi Pasien Suspek, Positif Covid-19 di Solo Tambah 8 Kasus,  Total 981 Orang

Ilustrasi kenaikan covid-19. pixabay
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Angka positif Covid-19 di Kota Solo kembali bertambah pada Rabu (21/10/2020). Kali ini penambahan angka paling banyak disumbang pasien suspek yang naik kelas menjadi terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan, total penambahan kasus positif sebanyak delapan orang. Dimana empat orang merupakan pasien suspek yang naik kelas menjadi positif.

“Sedangkan sisanya, yang tiga dari uji swab mandiri dan satu dari hasil tracing. Jadi delapan itu yang murni kasus baru tujuh orang, sedangkan yang satu orang merupakan ekor kasus,” ujarnya.

Baca Juga :  Dugaan Pungli Pedagang Mobil di Alut Solo, Polisi Dalami Kasusnya, Nominal Capai Rp 3 Juta Tiap Kendaraan

Jika ditilik dari domisili, delapan orang tersebut berasal dari Kelurahan Mojosongo sebanyak tiga orang, satu orang masing-masing dari Kelurahan Manahan, Kedunglumbu, Sewu, Jebres, Manahan, Pucangsawit, dan Mojo.

“Penambahan kali ini tidak ada yang anak-anak, tapi remaja satu orang yang dari Kelurahan Manahan,” imbuhnya.

Selain jumlah yang bertambah, angka kematian pasien Covid-19 juga kembali bertambah satu orang menjadi 38 orang. “Yang meninggal riwayatnya dari suspek naik kelas dari Kelurahan Kadipiro,” imbuhnya.

Baca Juga :  Bantu Imunitas Pengurus Masjid Agung Solo, Habib Hasan Mulachela Bagikan Suplemen untuk Mencegah Covid-19. Ini Alasannya

Dengan adanya penambahan tersebut maka jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Kota Solo menjadi 981 orang. Dengan rincian, rawat inap 61 orang, isolasi mandiri 196 orang, sembuh 686 orang dan meninggal dunia sebanyak 38 orang.

Sedangkan kumulatif pasien suspek menyentuh 1.254 orang, dengan rincian 1.164 discard, 19 dirawat inap dan 5 isolasi mandiri (suspek aktif), serta 66 suspek meninggal dunia. Prihatsari