JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Positif Covid-19, Dosen UPN Veteran Yogyakarta Meninggal Dunia

Ilustrasi kenaikan covid-19. pixabay

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Terkonfirmasi positif Covid-19, dosen pada jurusan Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ekonomi UPN Veteran Yogyakarta, akhirnya meninggal dunia, Selasa (13/10/2020) sore.

“Dosen tersebut meninggal dunia Selasa sore, 13 Oktober, jam 16.30 WIB,” ujar Kepala Sub Bagian Kerjasama dan Humas UPN Veteran Yogyakarta, Markus Kusnardijanto, Rabu (14/10/2020).

Markus mengatakan, dosen tersebut sebelumnya telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Akademik (RSA) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.  

Soal riwayat penularan dan kontak erat dosen tersebut, pihak kampus UPN kini masih terus melakukan penelusuran.

Untuk memastikan apakah dosen itu tertular dari lingkungan kampus atau dari lingkungan luar dosen itu, seperti dari lingkungan kerabat keluarga.

Baca Juga :  Lansia Naik Motor Tewas Tertimpa Ranting Pohon

Dari informasi yang diperoleh pihak kampus, dosen tersebut sebelumnya sempat bertemu sejumlah orang ketika melayat ke rumah duka ibu mertuanya pada 6 Oktober lalu.

Soal status ibu mertua dari dosen yang meninggal tersebut, Markus belum mendapat informasi apakah yang bersangkutan juga terkonfirmasi positif atau tidak.

Kampus UPN hanya mengimbau semua kontak yang bertemu almarhum atau ikut melayat segera melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Tracing dari kampus menyasar semua kontak yang sempat bertemu dengan almarhum baik di lingkungan kampus ataupun yang bertemu almarhum saat melayat ke rumah ibu mertuanya,” ujar Markus.  

Baca Juga :  PTS di DIY Berbenah Siapkan Kampus Merdeka dalam Program Merdeka Belajar

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta pada Rabu 14 Oktober 2020 mengumumkan ada 26 penambahan kasus positif, sehingga total kasus yang terkonfirmasi positif di DIY ada sebanyak 3.171 kasus.

Dari jumlah itu, dilaporkan ada tambahan dua kasus meninggal dunia positif Covid-19 yang dilaporkan, yakni seorang pria berumur 50 tahun warga Sleman dengan penyakit bawaan hipertensi dan diabetes militus dan satu perempuan berumur 9 tahun warga Bantul dengan penyakit bawaan kanker tulang.

www.tempo.co