JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Dilantik Jadi Sekjen Kemenkeu, Ini Profil Lengkap Heru Pambudi. Pernah Kuliah di Inggris, Simak Harta Kekayaannya Bikin Hmmm..

Heru Pambudi. Foto/Tempo.co


Heru Pambudi. Foto/Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati resmi melantik Heru Pambudi sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan. Heru sebelumnya merupakan Dirjen Bea dan Cukai.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN, dia memiliki kekayaan Rp 13,6 miliar pada 2019. Nilai harta itu meningkat dari 2018 yang sebesar Rp 11,7 miliar dan 2017 yang sebesar Rp 8,1 miliar.

Adapun rincian kekayaan Heru pada 2019, terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 2.951.791.500. Tanah dan bangunan seluas 400 m2/182 m2 di Bogor, hasil sendiri Rp 651 juta. Tanah dan bangunan seluas 197 m2/45 m2 di Bogor Rp 467,25 juta; tanah seluas 400 m2 di Bogor Rp 462 juta; tanah dan bangunan seluas 440 m2/162 m2 di Bekasi Rp 630 juta; bangunan seluas 21 m2 di Bogor, Rp 288,75 juta; tanah seluas 195 m2 di Bekasi Rp 81,37 juta; serta tanah dan bangunan seluas 120 m2/90 m2 di Bogor Rp 371,41 juta.

Alat transportasi dan mesin senilai Rp 338 juta. Sedangkan harta bergerak lainnya senilai Rp 336,97 miliar.

Baca Juga :  Menko Airlangga: Ekonomi Membaik, Penyaluran KUR 2021 Mendekati Pola Normal

Surat berharga Berharga senilai Rp 154,16 juta, kas dan setara kas Rp 9,87 miliar.

Dalam situs Kementerian Keuangan yang dilihat pada Jumat, 12 Maret 2021, Heru dipercaya menjabat sebagai Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan pada 1 Juli 2015.

Pria Kelahiran Bondowoso pada tanggal 11 Febuari 1970, itu menempuh pendidikan S1 Ekonomi Manajemen di Universitas Indonesia. Gelar Sarjana Ekonominya diraih pada tahun 1996.

Dia menempuh pendidikan S2 di Universitas of Newcastle Upon Tyne, Inggris dan mendapatkan gelar Master of Law pada 2001.

Mengawali karir Pegawai Negeri Sipil sebagai pelaksana di Kementerian Keuangan pada 1992 di Direktorat Verifikasi, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pernah menjabat sebagai Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai II pada tahun 2002, sebagai Kepala Seksi Impor pada 2003.

Pada 2007 Heru dipromosikan menjadi Kepala Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe A4 Tanjung Uban, kemudian 2008 menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Kerjasama Internasional III.

Baca Juga :  Ironis, Gubernur Sulsel Nonaktif, Nurdin Abdullah Didakwa Terima Suap dari Rekening Sulsel Peduli Bencana

Pada 26 Maret 2010 dipromosikan menjadi Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan dan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai. Lalu pada 2011 menjadi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi, dan pada 19 Maret 2015 menjadi Direktur Penerimaan dan Peraturan Kepabeanan dan Cukai.

Atas pengabdian Heru Pambudi hingga saat ini, Presiden Republik Indonesia menganugerahkan penghargaan Satyalancana Karya Satya XX tahun.

www.tempo.co