JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Motif Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Diduga Takut Skandalnya Terbongkar. Dari Isu Perselingkuhan, Bandar Judi Online 303 Hingga Bisnis Haram

Irjen Ferdy Sambo. Foto/Wardoyo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pengacara almarhum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak kembali melontarkan pernyataan mengejutkan soal tragedi pembunuhan berencana yang didalangi Irjen Ferdy Sambo.

Hasil penelusuran timnya mendapatkan informasi bahwa Ferdy Sambo tega merencanakan menghabisi nyawa ajudannya sendiri itu karena takut skandalnya terbongkar.

Kamaruddin menyebut pembunuhan Brigadir J atas perintah Irjen Sambo itu bermotif skandal perempuan dan bisnis gelap yang digawangi oleh mantan Kadiv Propam itu.

Kamaruddin mengatakan, Brigadir J mengetahui tentang sepak terjang komandannya itu dalam soal wanita lain dan relasi finansial haram seorang Irjen Sambo.

Sambo pun ketakutan Brigadir J bakal membongkar perilaku atasannya itu kepada sang istri maupun ke publik.

“Ya terkait wanita, dan bisnis gelap yang haram-haram yang melanggar hukum,” ujar Kamaruddin dikutip Republika.co.

Baca Juga :  Kapolri: Ferdy Sambo Bukan Anggota Polri Lagi

Kamaruddin melanjutkan, pembunuhan itu sendiri diyakini bermula dari kecurigaan istri Sambo, Putri Candrawathi karena sang suami mulai jarang pulang.

Putri yang memiliki keakraban dengan Brigadir J akhirnya berusaha mencari tahu tentang sepak-terjang suaminya itu.

Brigadir J pun akhirnya menceritakan semuanya kepada Putri Sambo yang membuat Irjen Sambo naik pitam.

“Almarhum (Brigadir J) itu seperti anaknya (Putri Sambo). Jadi karena dia (Brigadir J) ditanya oleh Ibu tentang suaminya, semua diceritakan. Bapaknya (Irjen Sambo) tersinggung,” kata Kamaruddin.

Sementara pengacara Bharada E, Deolipa Yumara, mengatakan kliennya tak tahu-menahu apapun motif pasti terkait pembunuhan Brigadir J.

“Nggak tahu itu. Klien saya (Bharada RE) juga nggak tahu kenapa dia disuruh nembak (Brigadir J),” ujar Deolipa, Kamis (11/8/2022).

Deolipa memastikan, pengakuan Bharada RE kepada penyidik, mengungkapkan peran Irjen Sambo sebagai pemberi perintah penembakan. Pun dikatakan Deolipa, pengakuan Bharada E, tentang Irjen Sambo, yang juga turut melakukan penembakan kepada Brigadir J.

Baca Juga :  Terekam CCTV, Aksi Komplotan Tega Peras Petani Tua di SPBU Tunjungan Sragen. Beli Pertalite untuk Bertani Digorok Rp 450.000

“Dia (Bharada E) itu, kan sudah bilang ke penyidik, dia mengakui yang nembak. FS (Ferdy Sambo) juga dia bilang ikut nembak,” kata dia.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Selasa (9/8/2022), mengumumkan Irjen Sambo sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J.

Irjen Sambo ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan asisten rumah tangganya berinisial KM.

Penetapan tersangka itu adalah susulan setelah Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Andi Rian, mengumumkan Bharada E dan Bripka Ricky Rizal (RR) sebagai tersangka.

Keempat tersangka itu, dijerat dengan sangkaan Pasal 340 KUH Pidana subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUH Pidana.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com