loading...
Loading...
Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto saat menggalang bantuan peduli gempa lombok, Selasa (7/8/2018). Foto/Wardoyo

SOLO- Sebanyak 69 ton barang bantuan dari Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dialirkan kepada korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pengiriman bantuan dilakukan Sabtu (11/8/2018), dari Posko Lanud Adi Soemarmo.

Barangbarang bantuan untuk para korban gempa tersebut berupa bahan keperluan sehari-hari seperti selimut, beras, mie instan, popok bayi, susu, tenda dan obat-obatan yang terkumpul dari TNI-Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat se-Jawa Tengah. Menurut Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, bantuan yang dikirimkan ke Lombok total berjumlah 69 ton.

Baca Juga :  Ramai Berita Sriwijaya dan Garuda Indonesia Pecah Kongsi, Adi Soemarmo Tetap Kondusif

“Bantuam dikirim dengan empat pesawat terbang terdiri dari tiga jenis, yaitu Hercules C-130, CN-295, dan CN-235. Untuk pesawat yang besar bisa mengangkut sekitar 12,5 ton bantuan dan yang kecil bisa 2,5 ton,” urainya.

Dengan jumlah total barang bantuan tersebut, maka pengiriman akan dilakukan dalam tiga kali penerbangan. Ditambahkan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, bantuan tersebut merupakan bentuk kepekaan sosial masyarakat Jawa Tengah.

Baca Juga :  Akomodir Kebutuhan MICE, Imperial Taste The Sunan Hotel Solo Dilengkapi Ruang Meeting Baru

“Pengiriman dalam bentuk barang menjadi keterbatasan sendiri bagi kami, maka saya mengimbau kepada masyarakat yang peduli dan ingin berpartisipasi menyumbangkan kelebihan yang dimiliki untuk segera menyalurkan dalam bentuk uang,” paparnya.

Baca Juga :  Gibran Maheswara, Siswa Kelas 2 SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo  Raih Juara Festival Dalang Cilik Nasional

Wuryanto menjelaskan, bantuan berbentuk uang akan lebih efektif terutama untuk mendirikan bangunan rumah maupun fasilitas umum lainnya.

Di sisi lain, Danlanud Adi Soemarmo Kolonel Pnb Indan Gilang mengatakan, pengiriman bantuan yang dilakukan kali ini sebanyak 25 ton.

“Sisanya akan kami koordinasikan dengan Mabes TNI AU. Mudah-mudahan Senin atau Selasa sudah bisa menyelesaikan pengiriman logistik bantuan kemanusiaan ini,” tukasnya. Triawati PP

Loading...