JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Miris, Siswa-Siswa SD Ini Sudah Nekat Merokok di Sekolah. Kepergok Lalu Dihukum oleh Kepala Sekolah

Siswa SD merokok di kelas. Foto/Teras.id


Siswa SD merokok di kelas. Foto/Teras.id

SUKABUMI- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Sukabumi menyoroti kasus pemberian hukuman terhadap siswa SDN 1 Pamuruyan di Cibadak, Kabupaten Sukabumi. KPAI menyebut kasus ini pertama kali terjadi di Kabupaten Sukabumi.

“Baru kali ini untuk anak SD. Seingat saya sebelumnya terjadi di wilayah Jampang, anak SMP atau SMA. Tapi kalau anak SD yang dipaksa hukuman atau sanksi seperti ini, ya baru kali ini,” ujar Ketua KPAI Kabupaten Sukabumi,Dian kemarin.

Baca Juga :  Rivalitas Ganjar-Puan Meruncing. Pendukung Jokowi di Jatim Dukung Ganjar, Relawan Puan Yakin PDIP Tetap Puan

Dian menegaskan, pihaknya tidak setuju dengan pemberian hukuman yang dilakukan oleh guru di SD tersebut. KPAI juga menyayangkan peristiwa ini terjadi.

“Seharusnya kan dicari sanksi yang lebih mendidik misalnya dengan memanggil orangtuanya kemudian menjelaskan kepada orangtuanya kenapa anak ini bisa merokok,” tutur Dian.

Advertisement

“Apalagi kan ini siswa kelas 2, masih terlalu kecil. Mungkin juga si anak ini sering melihat orangtuanya merokok di rumah, bisa jadi karena anak itu peniru yang baik, atau karena lingkungan di sekitar,” tuturnya.

Baca Juga :  Menguak Blok Wabu, Tambang Emas di Papua yang Ramai Dikaitkan Kasus Luhut. Potensi Emasnya Ditaksir Rp 300 Trilyun, Lebih Besar dari Freeport

Ia menjelaskan, pemberian hukuman tersebut dapat berdampak buruk terhadap anak-anak. Tidak hanya secara kesehatan fisik, tapi juga berdampak ke psikologis anak.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua