loading...
Loading...
Tim Polsek Sragen saat melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat pria di depan salon Tina Cantel Sragen, Sabtu (16/2/2019) petang. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Seorang kakek ditemukan mendadak tewas di depan teras Salon Tina di wilayah Jalan A Yani, Kampung Cantel Wetan, RT 3/15, Sragen Tengah, Sabtu (16/2/2019). Insiden itu sontak membuat gempar pemilik salon dan warga sekitar.

Kakek lewat baya itu diketahui bernama Sukadi (65), asal Kampung Karangbendo RT 14/5, Kroyo, Karangmalang. Korban ditemukan meregang nyawa sekitar pukul 17.30 WIB dalam posisi telungkup di dekat sepeda ontelnya.

Data yang dihimpun di lapangan, kejadian kali pertama ditemukan oleh pemilik rumah, Baron Dharmawan (28). Saat diinterogasi petugas Polsek, Baron mengungkapkan awalnya korban terlihat mengendarai sepeda onthel warna pink dan berhenti di depan Salon Tina.

Baca Juga :  Misteri Pembantaian Hingga Tewas di Gondang Sragen. Ada Kalimat Candi Cetho Sebelum Korban Dihajar Hingga Tak Bernyawa 

Sesampai di depan salon, korban kemudian beristirahat. Baron yang merupakan pemilik rumah sempat bertanya kepada korban dan korban mengaku rumahnya di Kampung Karangbendo, Kroyo, Karangmalang.

“Sekira pukul 17.45 WIB, setelah saksi (Baron) pulang dari bengkel, dia mendapati korban dalam posisi tidur tengkurap di teras. Karena curiga, ia mengajak satu saksi lain untuk mengecek kondisi korban. Ternyata korban sudah meninggal dunia,” papar Kapolsek Sragen Kota Iptu Mashadi mewakili Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan usai olah TKP, Sabtu (16/2/2019).

Baca Juga :  Tertangkap Hadiri Kejuaraan Silat PSHT di Sragen, Paryono Sebut Tak Terkait  Politik. Tegaskan Anggapan PSHT Suka Berkelahi Itu Salah! 

Mendapati hal itu, saksi langsung melapor ke Polsek Sragen Kota. Tak lama berselang, tim Polsek dan Puskesmas tiba di lokasi dan korban  kemudian dibawa ke RSUD Sragen untuk dilakukan pemeriksaan.

“Hasil olah TKP dan hasil visum medis, tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan. Karena pihak kerabat sudah menerima sebagai musibah, jenasah korban selesai visum langsung kita serahkan ke pihak kerabat,” tukas Kapolsek. Wardoyo

Baca Juga :  Jadi Terlapor Kasus Kalender Prabowo-Sandi Berlogo Pemkab Sragen, Tim Pemenangan Paslon 02 Mengaku Tak Tahu Menahu

 


Loading...