JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Hanya 2 Hari, Gerakan Donasi Untuk Operasi Desta dan Agustin Sudah Terkumpul Rp 145 Juta. Pemkab Langsung Serahkan ke RSUD Moewardi Solo

Kasubag Tata Pemerintahan dan Penataan Wilayah Bagian Pemerintahan Setda Sragen, Wawan Indrawan (kiri) saat menyerahkan donasi dari PNS dan masyarakat Sragen ke pihak RSUD Moewardi Solo, Selasa (2/4/2019) malam. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kasubag Tata Pemerintahan dan Penataan Wilayah Bagian Pemerintahan Setda Sragen, Wawan Indrawan (kiri) saat menyerahkan donasi dari PNS dan masyarakat Sragen ke pihak RSUD Moewardi Solo, Selasa (2/4/2019) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Penderitaan dua bocah kakak beradik asal Plumbungan Indah RT 27/8, Karangmalang, Sragenz Yeremia Desta Krestiaji (11) dan Yukebeth Agustin Putri Yuliani (4), yang kini masih kritis di RSUD Dr Mowardi Solo memantik empati tinggi dari masyarakat Sragen.

Hanya dalam waktu dua hari, gerakan penggalangan donasi untuk bocah yatim piatu korban kecelakaan maut di Sukuh, Ngargoyoso, Karanganyar Rabu (27/3/2019) silam itu mampu mengumpulkan donasi sebesar Rp 145.930.000.

Donasi itu terkumpul dari kalangan PNS dan berbagai elemen masyarakat Sragen. Mereka tergerak setelah kisah penderitaan Desta dan Agustin yang masih kritis, beredar luas lewat berita dan media sosial.

“Sampai tanggal 2 April 2019 per pukul 16.00 WIB, total perolehan donasi sejumlah 145.930.000,” papar Sekda Sragen, Tatag Prabawanto Rabu (3/4/2019).

Baca Juga :  Terus Mengganas, Kasus Covid-19 Sragen Tambah 5 Orang, 2 Orang Meninggal Dunia. Total Sudah 93 Kasus Positif, 160 Suspek dan 556 Harus Isolasi Mandiri

Donasi yang terkumpul itu sudah diantarkan ke pihak RSUD Moewardi untuk membantu biaya operasi dan perawatan terhadap Desta dan Agustin.

Donasi itu terkumpul setelah dua hari lalu Pemkab mengeluarkan SE Bupati untuk menggerakkan kepedulian membantu kedua bocah yang orangtuanya, Agung Prasojo (45) dan Juliana (37), tewas akibat kecelakaan sepekan lalu.

“Selain kondisinya yatim piatu, kondisi mereka juga kritis dan membutuhkan biata besar untuk operasi. Dari ekonomi keluarga juga tidak mampu. Rumahnya di Plumbungan ternyata hanya ngontrak. Atas dasar kemanusiaan, Pemkab melalui SE Bupati mengajak masyarakat khususnya PNS untuk menggalang dana untuk membantu pembiayaan keduanya,” terang Sekda.

Baca Juga :  Kaget Golkar Berbalik Haluan, Sekretaris Gerindra Jateng Akhirnya Angkat Bicara Soal Rekomendasi Gerindra di Pilkada Sragen. Begini Penjelasannya!

Sementara, Kasubag Tata Pemerintahan dan Penataan Wilayah Bagian Pemerintahan Setda Sragen, Wawan Indrawan menyampaikan bantuan yang terkumpul itu sudah diantar dan diserahkan ke pihak RSUD dr Morwardi Solo Selasa (2/4/2019) malam.

Penyerahan didampingi perwakilan keluarga. Ia menyampaikan bantuan sebesar Rp 145 juta tersebut berasal dari donasi kalangan PNS dan berbagai elemen masyarakat Sragen.

Ada dari Polsek, Dokter, Ormas, organisasi lain dan berbagai elemen lainnya.

“Sekali lagi, kami sampaikan terimakasih atas dukungan dan kepeduliannya. Semoga apa yang dilakukan ini bisa membantu penanganan dan penyelamatkan kedua kakak beradik yang kondisinya memang sangat memprihatinkan,” terangnya Rabu (3/4/2019). Wardoyo