loading...
Loading...
Ribka Sugiarto. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Keputusan PB Djarum untuk menghentikan sementara ajang audisi umum pencarian bibit bulutangkis akibat tudingan eksploitasi anak oleh KPAI, menuai kekecewaan dari kalangan orangtua atlet.

Salah satunya orangtua atlet bulutangkis jebolan Audisi PB Djarum asal Karanganyar, Dewi Susriati. Ibu dari atlit ganda putri Ribka Sugiarto itu meyakinkan bahwa apa yang dilakukan PB Djarum bukan bentuk eksploitasi anak.

Baca Juga :  Bupati dan Forkompida Karanganyar Bantai Tim Matesih di Lapangan Kecamatan Matesih 

Sebaliknya, ibu dari Ribka yang lahir dari audisi PB Djarum 2013 lalu Ribka Sugiarto, menyebut keberadaan audisi PB Djarum menumbuhkan harapan banyak atlet bulutangkis usia dini.

“Justru keberadaan audisi yang dilakukan oleh PB Djarum ini menjadi harapan banyak anak untuk meraih mimpinya menjadi atlit bulu tangkis,” ungkap Dewi kepada wartawan, Selasa (10/9/2019).

Baca Juga :  Puluhan Pegawai Setda Karanganyar Dikumpulkan Gathering di Sekipan Tawangmangu. Pesannya Diminta Tingkatkan Ini! 

Dewi merasa wacana penghentian audisi untuk menjaring atlit bulutangkis berbakat justru akan banyak mengubur ribuan mimpi anak negeri dari berbagai kota di Indonesia untuk jadi atlit nasional.

Dewi juga menyebut, jika audisi umum ini dihentikan banyak yang kecewa. Selama ini hanya Djarum yang memberi kesempatan untuk melakukan audisi menjaring bibit unggul adalah Djarum. Banyak atlit nasional yang dihasilkan dari hasil audisi ini.

Baca Juga :  Karanganyar Bakal Jadi Tuan Rumah Event Olahrga Akbar Tingkat Internasional IOXC ke 11. Diikuti Atlet 12 Negara, Catat Jadwal Pelaksanaannya! 

“Pastinya kami sebagai orang tua yang anaknya sukses dari ajang pencarian bakat ini tidak setuju ini dihentikan,” pungkas Dewi. Wardoyo

Loading...