loading...
Loading...
Ilustrasi

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga di Dukuh Karangrejo, Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Sragen dihebohkan dengan kabar penangkapan tuyul di wilayah setempat.

Makhluk halus yang dalam mitos diyakini dipelihara untuk mencari uang itu dikabarkan ditangkap saat mencuri uang di salah satu rumah warga di Dukuh Karangrejo RT 23.

Menurut keterangan warga, tuyul itu ditangkap oleh salah satu santri dan seorang anak indigo di dukuh itu.

Kabar heboh penangkapan tuyul itu merebak dalam tiga hari terakhir. Entah benar atau tidak, faktanya hampir semua warga di dukuh itu semua memperbincangkan soal penangkapan makhluk halus yang dalam cerita sering digambarkan dengan bocah kecil plontos itu.

“Iya ada dua tuyul yang kabarnya ditangkap di rumah H, tetangga saya. Tahunya ada uangnya Rp 100.000 pecahan Rp 50.000 yang hilang. Lalu dia melihat ada uang pecahan Rp 50.000 itu melayang layang. Lalu ditangkap bersama mas ST, salah satu orang pintar di sini yang mondok di Karangmalang. Tuyulnya lalu dimasukkan ke botol,” ujar Mbah No, warga Dukuh RT 23 kepada JOGLOSEMARNEWS.COM, Rabu (16/10/2019).

Ia menceritakan penangkapan tuyul itu terjadi tiga hari lalu. Ada dua kali penangkapan dalam sehari. Yang pertama pagi hari habis subuhan dan sore hari menjelang petang.

Tuyul yang ditangkap di rumah H, ditangkap saat membawa uang di bawah pohon mangga.

Baca Juga :  UMK Sragen Terendah Kedua di Solo Raya, Dinas Klaim Belum Ada Keberatan dari Pengusaha 

Sepengetahuannya, saat itu warga langsung berhamburan datang.

“Ketangkepnya di bawah pohon mangga. Uangnya disebar gitu. Saya nggak tahu wujudnya, tapi kata yang tahu memang ada wujudnya. Dimasukkan ke botol. Sempat rame waktu kemarin pas ditangkap itu. Warga banyak yang datang, tapi namanya makhluk gitu kan gak semua orang bisa melihat Mas,” ujarnya diamini warga lain.

Saat ditanya apakah percaya dengan keberadaan tuyul, Mbah No mengaku memang tak menafikan soal rumor tuyuk itu. Sebab fakta yang terjadi banyak warga di lingkungan dukuhnya memang sering mengeluh kehilangan uang di dalam rumah antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000.

“Sebelum ini memang banyak warga yang cluluk sering kehilangan uang. Kadang jadi rame antara suami istri karena nuduh yang ambil suaminya. Padahal suaminya nggak tahu. Kemarin pas rame-rame penangkapan tuyul itu dari petugas sektor (Polsek) juga ke sini. Waktu kejadian juga banyak yang motret-motret dengan kamera,” terang Mbah No.

Senada, warga lain di dukuh itu, Antok (38) mengiyakan memang sempat ramai kabar penangkapan tuyul di rumah tetangganya, H, tiga hari lalu. Sepengetahuannya, saat itu warga juga ramai berdatangan lantaran penasaran dengan wujud tuyul itu.

“Iya kemarin memang sempat ramai. Katanya ada tuyul yang ditangkap. Yang nangkap dua orang. Satu dari pondok dan satunya anak yang punya kelebihan bisa melihat hal-hal begituan. Tuyulnya dimasukkan ke dalam botol. Ada dua,”  tuturnya.

Baca Juga :  Terungkap, 28 Buku Nikah Yang Dicuri di Sragen Ternyata Milik Pengantin Baru yang Nikah di Bulan November

Warga lain, Mbah Mari (60) juga menuturkan selama ini warga di lingkungan Dukuh Karangrejo memang sering mengeluh kehilangan uang di dalam rumah. Tak hanya satu rumah, keluhan itu banyak dilontarkan beberapa warga.

“Kadang wong wedok-wedok itu nuduhe suaminya yang ngambil. Padahal nggak tahu dan nggak ngambil. Wong istri saya juga pernah cluluk uangnya hilang ya Rp 50.000, ya Rp 100.000. Mbok wedok nuduhe ya saya yang ngambil, padahal saya nggak tahu. Kadang jadi rame di rumah gara-gara uang hilang begitu. Padahal bapak- bapak sini wong utun-utun,” urainya.

Terpisah, Kapolsek Ngrampal AKP Agus Irianto menepis kabar itu.

“Nggak ada (laporan) Mas,” ujarnya singkat saat dihubungi JOGLOSEMARNEWS.COM. Wardoyo

 

Loading...