JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Sekjen PBSI Akui 45 % Atlet Bulutangkis Pelatnas Berasal Dari PB Djarum. Bupati Karanganyar: Tanpa Djarum, Kita Megap-Megap Lakukan Seleksi! 

Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin. Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin (tengah) bersama Sekjen PBSI (kiri) dan Bupati Karanganyar (kanan). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Sekjen Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Ahmad Budiharto mengakui kontribusi besar PB Djarum dalam menyumbang atlet di perbulutangkisan nasional.

Pengakuan itu ia sampaikan saat hadir di pembukaan Audisi Beasiswa Bulutangkis Solo Raya yang dihelat PB Djarum Kudus, di Karanganyar, Sabtu (26/10/2019).

“Hari ini jujur hari yang membanggakan karena saya masih bisa duduk dengan Djarum untuk melanjutkan audisi. PB Djarum di mata PBSI adalah kontibutor utama penyumbang atlet bulutangkis Pelantas sekarang,” papar Ahmad.

Ahmad menguraikan dari semua atlet bulutangkis penghuni Pelatnas sekarang, hampir 45 persen di antaranya atau terbanyak adalah produksi PB Djarum.

Baca Juga :  Waspadai Duo China, Nova Widianto Targetkan Ganda Campuran Praveen/Melati Minimal Sumbang Medali di Olimpiade Tokyo

Ia bahkan menyebut skuad bulutangkis junior Indonesia yang berlaga di kejuaraan dunia junior World Badminton Junior Championship di Kazan, Rusia belum lama ini, juga didominasi atlet-atlet dari PB Djarum.

“Dari 16 anggota tim junior, 12 diantaranya dari Djarum. Ini luar biasa. Di perorangan juara dunia ganda putra, Leo Rolly Carnando juga dari PB Djarum,” katanya.

Ahmad pun menyebut, bagi PBSI, keberadaan PB Djarum sangatlah penting. PBSI juga menyadari tidak bisa membina bulutangkis sejak dini karena keterbatasan pendanaan dan peralatan.

Baca Juga :  Makin Ganas, Kasus Positif Covid-19 Karanganyar Meroket Jadi 671 Kasus. Jumlah Warga Meninggal Probabel Hingga Positif Sudah Mencapai 125 Orang

Senada, Bupati Karanganyar yang juga Ketua Pengcab Bulutangkis Karanganyar, Juliyatmono mendukung penuh agar PB Djarum tetap dan terus melanjutkan program audisi. Bahkan apapun yang menggangu PB Djarum, ia rela menyerahkan jiwa raga untuk kelangsungan program audisi PB Djarum.

“Sekjen PBSI saja mengakui, apalagi kami di cabang. Tanpa Djarum kita megap-megap untuk melakukan seleksi. Jadi tidak ada sedikit pun yang melanggar dan bertentangan. Siapa yang mau berbakti untuk negeri ini, silahkan lakukan. Saya melihat luar biasa bakti PB Djarum ini. Karena di Indonesia ini yang membanggakan hanya badminton,” tukasnya. Wardoyo