loading...
Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin (tengah) bersama Sekjen PBSI (kiri) dan Bupati Karanganyar (kanan). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Sekjen Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Ahmad Budiharto mengakui kontribusi besar PB Djarum dalam menyumbang atlet di perbulutangkisan nasional.

Pengakuan itu ia sampaikan saat hadir di pembukaan Audisi Beasiswa Bulutangkis Solo Raya yang dihelat PB Djarum Kudus, di Karanganyar, Sabtu (26/10/2019).

“Hari ini jujur hari yang membanggakan karena saya masih bisa duduk dengan Djarum untuk melanjutkan audisi. PB Djarum di mata PBSI adalah kontibutor utama penyumbang atlet bulutangkis Pelantas sekarang,” papar Ahmad.

Ahmad menguraikan dari semua atlet bulutangkis penghuni Pelatnas sekarang, hampir 45 persen di antaranya atau terbanyak adalah produksi PB Djarum.

Ia bahkan menyebut skuad bulutangkis junior Indonesia yang berlaga di kejuaraan dunia junior World Badminton Junior Championship di Kazan, Rusia belum lama ini, juga didominasi atlet-atlet dari PB Djarum.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Landa Pabrik CV Sastro Briko di Jaten Karanganyar. Tiga Mobil Damkar Dikerahkan, Kerugian Ratusan Juta

“Dari 16 anggota tim junior, 12 diantaranya dari Djarum. Ini luar biasa. Di perorangan juara dunia ganda putra, Leo Rolly Carnando juga dari PB Djarum,” katanya.

Ahmad pun menyebut, bagi PBSI, keberadaan PB Djarum sangatlah penting. PBSI juga menyadari tidak bisa membina bulutangkis sejak dini karena keterbatasan pendanaan dan peralatan.

Senada, Bupati Karanganyar yang juga Ketua Pengcab Bulutangkis Karanganyar, Juliyatmono mendukung penuh agar PB Djarum tetap dan terus melanjutkan program audisi. Bahkan apapun yang menggangu PB Djarum, ia rela menyerahkan jiwa raga untuk kelangsungan program audisi PB Djarum.

Baca Juga :  Jumlah ODP Corona Karanganyar Melonjak Tajam, Anggota DPRD Provinsi Jateng Sebut Belum Tentu Karena Pemudik. Minta Pendataan Pemudik Diperketat dan Imbauan Karantina Mandiri!

“Sekjen PBSI saja mengakui, apalagi kami di cabang. Tanpa Djarum kita megap-megap untuk melakukan seleksi. Jadi tidak ada sedikit pun yang melanggar dan bertentangan. Siapa yang mau berbakti untuk negeri ini, silahkan lakukan. Saya melihat luar biasa bakti PB Djarum ini. Karena di Indonesia ini yang membanggakan hanya badminton,” tukasnya. Wardoyo