JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kesetrum Jebakan Tikus di Persawahan Ngrampal Sragen, Warga Madiun Jatim Ditemukan Penuh Luka Bakar di Kedua Kaki dan Paha

Anggota Polsek dan warga saat mengevakuasi korban jebakan setrum di sawah Ngrampal, Sragen, Selasa (18/2/2020). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Anggota Polsek dan warga saat mengevakuasi korban jebakan setrum di sawah Ngrampal, Sragen, Selasa (18/2/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Sragen digegerkan dengan beredarnya kabar orang tersetrum di area persawahan Dukuh Siwalan, Desa Bandung, Sragen Kota.

Korban Andi Nugroho (31) warga Madiun, Jatim itu ditemukan dengan kondisi kaki melepuh dan luka bakar menganga yang diduga akibat kesetrum jebakan tikus di persawahan wilayah itu.

Kabar kesetrum di sawah itu mendadak menjadi viral dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Data yang dihimpun, insiden kesetrum sawah itu terjadi Senin (17/2/2020) dinihari. Menurut keterangan korban, malam itu ia hendak pergi ke pasar Nglangon, Sragen.

Baca Juga :  Hasil Olah TKP Kecelakaan Maut di Plupuh, Kasat Lantas Sragen Ungkap Kondisi Sopir Truk Saat Gasak Bocah dan Ibu Anak Hingga Tewas di Plupuh

Ia melintasi area persawahan tempat kejadian. Nahas, ia terjatuh dan kemudian kakinya menyangkut di jebakan setrum.

Kapolsek Sragen, AKP Mashadi mewakili Kapolres AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo mengatakan dari hasil penelusuran, korban memang diketahui berasal dari Madiun, Jatim.

Kejadian berlangsung pukul 03.00 WIB dini hari kemarin. Ceritanya korban turun dari bus di simpang empat pilangsari. Untuk menuju pasar Nglangon, korban kemudian melintasi area persawahan.

Saat korban tiba di persawahan Dukuh Siwalan, Sragen Kota korban terpeleset dan kemudian merasakan kakinya tersetrum.

Baca Juga :  Innalillahi, Kakek 77 Tahun PDP Corona Asal Gemolong Sragen Meninggal Dunia. Jadi Korban Meninggal ke-25, Begini Riwayatnya!

“Kondisi korban masih sadar, namun ia mengalami luka bakar di kedua kaki, pada bagian paha ke bawah hingga ke betis bagian belakang,” papar Kapolsek Selasa (18/2/2050).

Pukul 09.00 WIB, korban sempat berjalan ke Desa Siwalan untuk meminta pertolongan warga kampung. Sesaat kemudian ia dibawa petugas Polsek Ngrampal ke RSUD Sragen untuk mendapatkan pengobatan.

Kapolsek menambahkan, saat ini kasus tersebut masih diselidiki oleh Polsek Ngrampal selaku pemangku wilayah kejadian. Wardoyo