JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tega Begal Tetangga Sendiri, Pemuda Asal Sragen Kota Akhirnya Diringkus Polisi. Ternyata Pernah Mbegal di Belakang SMP Muhammadiyah Dapat Rp 40.000

7792
Tersangka begal Sragen Kota dan motor sarana untuk beraksi diamankan di Polres. Foto/Wardoyo
loading...
Tersangka begal Sragen Kota dan motor sarana untuk beraksi diamankan di Polres. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kasus pembegalan yang menimpa seorang ibu paruh baya saat melintas di jalan depan Hotel Martonegaran Sragen Dok, Kelurahan Sragen Wetan, Sragen, akhirnya terkuak.

Tak dinyana, pelaku yang membegal Tugiyem (55) asal Kampung Sidorejo RT 23/7, Sragen Wetan, Sragen itu, tak lain adalah tetangga kampungnya.

Tersangka diketahui bernama.Qodri Apriyanto (29) asal Kampung Widoro RT 36/11, Sragen Wetan, Sragen.

Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Harno mengungkapkan tersangka dibekuk berkat penyelidikan tim Resmob seusai menerima laporan dari korban.

Dari laporan itu, tim berhasil mendeteksi pelakunya dan menangkap tanpa perlawanan di rumahnya kemarin petang.

“Tersangka kami amankan di rumahnya Widoro, Sragen Wetan. Diamankan pula.satu unit motor Honda Vario AD 2704 BRE beserta 1 buah helm warna merah yang digunakan tersangka saat beraksi melakukan tindak kejahatannya terhadap korban,” papar AKP Harno, Rabu (25/3/2020).

Baca Juga :  Saat Ribuan Orang Hancurkan Tugu IKSPI di Sine Sragen dan Lempari Rumah, Eko Langsung Minta Keluarga Bawa Cucu Balitanya Mengungsi. Sempat Mengiba Agar Rumahnya Tak Dirusak!

Turut diamankan pula 24 ekor burung merpati yang dibeli tersangka dari hasil kejahatannya. Kemudian sepasang sendal warna hitam merk center dan sebuah HP merk Oppo type F1s beserta dosbook.

AKP Harno menguraikan dari hasil penyidikan, pemuda bengal itu ternyata juga mengaku pernah membegal di belakang SMP Muhamdiyah Sragen beberapa waktu lalu.

“Dari TKP itu, tersangka mendapat satu HP Oppo dan uang Rp 40.000,-,” tuturnya.

Tersangka saat ini sudah diamankan di Mapolres Sragen. Dalam aksinya yang terakhir, tersangka menggunakan modus memepet korban dan kemudian merampas paksa HP dan dompet berisi uang milik korban.

Korban yang berprofesi sebagai buruh itu dipepet pelaku yang kemudian menyikat HP dan dompet berisi uang Rp 4.870.000.

Aksi begal terjadi pada awal Maret lalu sekitar pukul 13.30 WIB. Bermula ketika korban hendak belanja sayur dan burger.

Baca Juga :  Situasi Sragen Sempat Mencekam Malam Ini, Sejumlah Titik Dijaga Ketat Ratusan Aparat Polisi. Diduga Amankan Ribuan Pendekar PSHT Yang Konvoi dan Berkumpul di Kota

Korban berangkat dengan memvawa dompet berisi Rp 4.940.000. Kemudian ia belanja habis Rp 70.000 sehingga di dompet masih tersisa uang Rp 4.870.000.

Sesampai di lokasi kejadian yang jalannya agak sepi, korban mendadak di dekat oleh seorang pria mengendarai sepeda motor Honda Vario.

Setelah itu, pria itu kemudian memepet dan merampas paksa HP beserta dompet milik korban. Karena situasi sepi dan kejadian sangat cepat, korban tak bisa melawan dan hanya pasrah membiarkan pelaku kabur. Wardoyo