JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Dua Hari, Polri Halau 4.573 Kendaraan yang Nekat Mau Mudik

Polisi menghentikan bus penumpang saat penerapan pelarangan mudik di Jalur Pantura, Perbatasan Kabupaten Bekasi dengan Karawang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/4/2020). Hari kedua penerapan pelarangan mudik di kawasan tersebut masih banyak pengendara yang memaksakan untuk mudik / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Selama dua hari, petugas Korps Lalu Lintas Polri menghalau pulang sebanyak 4.573 kendaraan yang berniat mudik Lebaran. Mereka diimbau untuk tidak mudik, dan kembali ke tempat semula.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Istiono. Dia mengatakan, pada 24 April 2020 sebanyaj 3.280 kendaraan dari DKI Jakarta dan sekitarnya menuju Jawa dan Sumatera diputarbalikkan.

Baca Juga :  Sri Mulyani: Pembiayaan Utang Melonjak, APBN Kita Berat

“Pada 25 April 2020 sebanyak 1.293 kendaraan kami putarbalikkan,” ujarnya melalui pesan teks Minggu (26/4/2020).

Menurut Istiono, Korlantas melakukan penyekatan di 58 titik jalur darat yang kerap dilintasi pemudik untuk mencegah mereka mudik.

Puluhan titik penyekatan tersebar di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Rinciannya, dia melanjutkan, sebanyak 6 titik di Banten, 18 titik di DKI Jakarta, 17 titik di Jawa Barat, 5 titik di Jawa Tengah, 3 titik di D.I. Yogyakarta, dan 9 titik di Jawa Timur.

Baca Juga :  DPP PDIP Bakal Hukum Kader yang Langgar Protokol Kesehatan

Polri terus mengimbau masyarakat agar tak melakukan mudik Ramadan dan Lebaran 2020 demi kebaikan bersama dalam wabah Covid-19 ini.

“Kami membangkitkan kesadaran pemudik untuk tidak menyebarkan COVID-19 ke wilayah lain,” kata Istiono. #tempo.c