JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Pengunduran Dirinya Ditolak PDIP Solo, Achmad Purnomo: Ini Saya Baru Tahu Kabarnya dari Njenengan

Wakil Wali Kota Solo yang juga merupakan Bakal calon wali kota Solo yang diusung PDIP Solo, Achmad Purnomo, saat di wawancarai wartawan, Kamis (18 Juni 2020.. Foto: JSNews/Prabowo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Surakarta resmi menolak pengunduran diri Achmad Purnomo dari bakal calon walikota. Pengurus PDIP Surakarta telah menggelar rapat konsolidasi semalam dan tetap mengusung Purnomo-Teguh Prakosa, mengingat surat rekomendasi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) partai berlambang banteng itu belum leluar.

Ditemui awak media di kediamannya, Minggu (07/06/20) siang, Purnomo justru memberikan reaksi mengejutkan berkait keputusan itu. Dirinya mengaku belum mendapat kabar resmi dari pengurus partai.

“Ini saya baru tahu kabarnya (pengunduran diri ditolak) dari njenengan (wartawan). Saya tadi memang perjalanan pulang, tapi tidak tahu kalau ada putusan dari DPC seperti itu,” kata Purnomo.

Baca Juga :  Meroket Lagi, Positif Covid-19 di Solo Bertambah 12 Orang, Total 576 Kasus

“Nah tentu yang pertama saya mestinya diberitahu secara resmi nanti kalau permohonan pengunduran diri saya ditolak. Tentunya saya ingib tahu juga alasan pertimbangan penolakannya itu apa,” tegasnya.

Purnomo menjelaskan, dirinya juga tidak diundang dalam rapat konsolidasi DPC PDIP Surakarta. Dalam rapat itu, Teguh Purnomo diketahui juga hadir.

“Saya itu tidak diundang, tidak tahu kalau ada pertemuan seperti itu. Saya tahunya ya dari panjenengan ini. Karena suratnya sudah saya serahkan ke Pak Rudy (FX Hadi Rudyatmo) selaku ketua partai,” ucapnya.

Meski demikian, dirinya siap menjalankan keputusan partai. Dengan kata lain, Purnomo tetap sedia sebagai bakal calon walikota seperti yang diusung DPC PDIP Surakarta.

Baca Juga :  Laju Pertambahan Kasus Covid-19 di Solo Belum Tunjukkan Tanda Berhenti, Total 564 Kasus

“Saya kan kader ya nanti setelah dikonfirmasi dari oleh DPC, saya tidak bisa menolak putusan partai kan, dengan kata lain saya melaksanakan apapun keputusan partai. Sekali lagi saya kan kader partai, saya merasa seperti sekarang ini ya karena partai, mau tidak mau saya harus menjalankan apapun keputusan partai,” tegas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Achmad Purnomo melayangkan surat mundur secara resmi sebagai bakal calon walikota yang diusung PDI Perjuangan (PDIP) di Pilkada Solo 2020. Purnomo memilih mundur lantaran Pilkada Serentak dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Prabowo