JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Kapolresta Solo Canangkan Tiada Hari Tanpa Razia, Ini Tujuannya

Satlantas Polresta Surakarta bekerja sama dengan Dinas Perhubungan, dan TNI menggelar penyekatan di batas kota selama sepekan ini. Foto: JSNews/Prabowo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Dalam upaya menekan merebaknya penyakit masyarakat (pekat), kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Solo, Polresta Surakarta mencanangkan program THTR (Tiada Hari Tanpa Razia)

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menuturkan, mulai sejak hari pertama, Polresta Surakarta sudah  mengelar operasi cipta kondisi dengan merazia kendaraan yang melintas di wilayah Bumi Bengawan. Razia itu setiap hari dilakukan dengan target menghilangkan penyakit masyarakat, menurunkan angka kejahatan dan kecelakaan.

“Setiap hari kami melaksanakan operasi pemeriksaan barang bawaan di beberapa titik di wilayah Kota Solo, baik roda dua atau lebih. Sementara kendaraan yang diperiksa meliputi sepeda motor, mobil boks serta kendaraan pribadi, terutama mobil berpelat nomor luar kota,” kata Ade Safri, Senin (17/08/20).

Baca Juga :  Total Kasus Positif Covid-19 di Solo 554, Sembuh 407, Dalam Perawatan 30 dan Minggal 24 Orang

Kami menekankan bahwa yang kami periksa adalah barang bawaan. Target kami adalah menemukan sajam, senpi, handak, narkoba dan barang-barang berbahaya lainnya,” tambah dia.

Pemeriksaan kendaraan ini adalah bagian Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk tekan pekat,  kecelakaan dan kriminalitas di wilayah Kota Solo, dengan motto THTR yang bertujuan menjadikan kota yang aman dan nyaman.

“Mohon maaf bagi seluruh warga Solo dan sekitarnya, jangan kaget kalau bertemu razia Kepolisian pada pagi, siang, sore dan malam di seluruh penjuru kota,” paparnya.

Baca Juga :  AMAN Gencar Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan dan Tangkal Hoax Soal Wabah Covid-19

Untuk antisipasi meningkatnya kejahatan jelang Pilkada kota Surakarta 2020, Polresta Surakarta menurunkan seluruh personil Polresta Surakarta untuk disebar di seluruh titik-titik rawan di wilayah Surakarta. Selain personil Polresta Surakarta, pasukan dari Dit Samapta Polda Jateng , Sat Brimob Polda Jateng dan dari TNI juga disiapkan untuk back-up Polresta Surakarta.

“Kami siagakan Personel Sabhara , Brimob Polda Jateng dan TNI untuk sewaktu-waktu diturunkan di kota Surakarta,” pungkas mantan Kapolres Karanganyar tersebut. Prabowo