JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Event Besar Olahraga di Solo Tak Hanya Sebatas Piala Dunia, Gibran Siapkan Agenda Besar Lain

Stadion Manahan yang akan dijadikan ajang Piala U-20. Foto: JSNews/Prabowo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Indonesia bakal menjadi tuan rumah perhelatan besar Piala Dunia U-20, 2021 mendatang. Kota Solo jadi salah satu lokasi yang telah ditunjuk untuk penyelanggaraan event tersebut.

Namun, calon Walikota Solo, Gibran Rakabumign Raka tak ingin event besar di Bumi Bengawan berhenti selepas Piala Dunia tahun depan.

Gibran menginginkan Kota Solo menjadi destinasi wisata olahraga setelah pelaksanaan Piala Dunia U-20. Pasalnya, Solo bakal menjadi salah satu tuan rumah kejuaraan yang digelar Oktober 2021 itu.

“Stadion Manahan merupakan satu-satunya stadion bertaraf internasional di Jawa Tengah. Insyaallah kita bisa (menggelar event besar lainnya),” kata Gibran di Solo, Selasa (03/11/2020).

Baca Juga :  Kemenkominfo Gelar Sosialisasi Pilkada Serentak di Solo

Sedangkan stadion sekelas lainnya, yaitu Stadion Jatidiri di Semarang masih dalam tahap renovasi. Stadion Manahan sengaja direnovasi tahun 2019 lalu untuk menyambut event internasional tersebut.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo juga mengajukan renovasi empat lapangan sepak bola lainnya untuk latihan pemain Piala Dunia U-20. Renovasi rencananya dilaksanakan awal 2021 mendatang.

“Kita harapkan setelah event itu selesai, semua fasilitas itu bisa kita manfaatkan. Agar Solo menjadi salah satu destinasi wisata olahraga,” sambung Gibran.

Ditambahkan Gibran, Solo memiliki infrastruktur pendukung lainnya. Seperti kamar hotel yang jumlahnya sekitar 7.000 kamar dari hotel kelas melati hingga hotel bintang lima. Di samping itu, Solo juga memiliki destinasi wisata belanja yang cukup beragam.

Baca Juga :  Wali Kota Solo Serahkan 29 Sertifikat Tanah Hak Pakai

Gibran juga mengandalkan kekayaan kuliner Kota Solo yang sudah cukup dikenal dengan harganya yang terjangkau.

“Ditambah dengan keramahan warganya, menjadi nilai tambah dibanding daerah lain,” katanya.

Meski demikian, Gibran menekankan pentingnya perencanaan dan kemasan. Pemkot Solo, lanjutnya, harus memiliki strategi branding yang jitu untuk mengemas semua potensi tersebut.

“Ya itu nanti kita akan rencanakan dengan matang. Tergantung bagaimana kita mengemas atau mem-branding-nya,” imbuh bapak dua anak tersebut. Prabowo