JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Usai Surati Presiden, Peserta Seleksi Perangkat Desa Gabus Sragen Rame-Rame Boikot Penjelasan LPPM UMS. Ini Masalahnya!

Surat jawaban nantinya biar dikirim ke alamat peserta lewat pos mengingat alamat peserta beda-beda.

Disinggung soal jawaban dari LPPM UMS, Camat menyampaikan secara sepintas intinya menyanggah tuduhan-tuduhan yang disampaikan peserta.

“Tapi secara detailnya ada beberapa poin,” jelasnya.

Salah satu peserta, STY, membenarkan memang dirinya tidak datang saat undangan panitia soal penyampaian penjelasan jawaban LPPM.

Hal itu dikarenakan undangan datang mendadak pukul 10.00 WIB sementara acaranya jam 14.00 WIB pada hari yang sama. Sehingga banyak peserta yang sudah terlanjur beraktivitas dan bekerja.

Baca Juga :  Miris, Diduga Kelaparan, Warga Sragen Tewas 3 Hari Tak Ketahuan

“Mestinya kalau mau mengundang kan minimal sehari sebelumnya biar kami bisa melonggarkan waktu untuk datang. Lha ini undangan jam 10.00 WIB pagi, acaranya jam 14.00 WIB. Kita juga masing-masing punya kegiatan dan kerja, ya jadi nggak bisa mengagendakan,” terangnya.

Sayangnya, pihak panitia seleksi penjaringan penyaringan Desa Gabus belum bisa dimintai konfirmasi perihal itu.

Baca Juga :  Perdaya Janda-Janda Basah, Pegawai RSUD Gemolong Gadungan Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara. Lihat Tatapan Matanya!

Sebelumnya, para peserta seleksi Perdes di Gabus itu melayangkan surat ke Bupati hingga Presiden Jokowi.

Surat tertanggal 13 Desember 2021 itu berisi 13 poin berisi keberatan dan mempertanyakan kejanggalan proses ujian dan penilaian dari LPPM hingga sorotan nama-nama calon-calon terpilih yang sudah beredar sebelum seleksi dilaksanakan.

Mereka mendesak hasil seleksi dibatalkan, penangguhan pelantikan dan dilakukan ujian ulang. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com