JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

97 Tewas Dalam Kecelakaan di Wonogiri, 8 Diantaranya Jadi Korban Bus Masuk Jurang Gunung Pegat

Tersangka
Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto bersama Ketua Bhayangkari dan Direktur RSUD Dokter Soediran Mangun Sumarso Wonogiri menjenguk korban luka bus Panca Tunggal masuk jurang Gunung Pegat. Dok. Polres Wonogiri
   

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jumlah kasus kecelakaan di Wonogiri mengalami peningkatan selama setahun terakhir. Hal ini merupakan hasil perbandingan kasus kecelakaan di Wonogiri pada tahun 2021 dan 2022.

Pun jumlah korban tewas dalam kecelakaan di Wonogiri juga mengalami peningkatan. Selain itu pada 2022 terdapat kasus kecelakaan di Wonogiri yang menonjol hingga menyebabkan korban tewas mencapai jumlah signifikan.

Kenaikan jumlah kasus kecelakaan di Wonogiri itu terungkap ketika Polres Wonogiri menggelar jumpa pers akhir tahun 2022 di Mapolres Wonogiri, Sabtu (31/13/2022).

Dalam jumpa pers itu terungkap bahwa kasus kecelakaan di Wonogiri mengalami kenaikan 61,06 persen dari tahun 2021 ke 2022.

Baca Juga :  Balon Udara Jatuh di Jatinom Gedong Ngadirojo Wonogiri, Bisa Picu Kebakaran hingga Gangguan Penerbangan

Perinciannya adalah pada 2021 kasus kecelakaan di Wonogiri menembus angka sebanyak 771 kejadian. Sedangkan pada 2022 jumlah kasus kecelakaan di Wonogiri adalah 1.297 kejadian.

Kemudian jumlah korban tewas atau Meninggal Dunia (MD) pada 2021 adalah 81 orang. Jumlah korban tewas dalam kecelakaan di Wonogiri pada 2022 sebanyak 97 orang.

Untuk jumlah korban luka ringan pada 2021 dalam kecelakaan di Wonogiri sebanyak 830 orang. Kemudian pada 2022 jumlah korban luka ringan sebanyak 1.406 orang.

Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto menyebutkan ada lagi kasus menonjol dalam kecelakaan di Wonogiri. Yakni kecelakaan tunggal bus PO Panca Tunggal AD 1694 BG yang masuk jurang Gunung Pegat di Dusun Kepuh Desa Bumiharjo Kecamatan Nguntoronadi Wonogiri.

Baca Juga :  Asyiknya P5 Sehatkan Badan dan Bahagiakan Jiwa Siswa SMP di Jatisrono Wonogiri

Kasus yang terjadi Senin (21/11) tersebut, menyebabkan 8 orang tewas.

Kapolres Wonogiri, Dydit Dwi Susanto, Sabtu (31/12), mengungkapkan hal itu kepada awak media, terkait penyampaian materi jumpa pers akhir Tahun 2022. Hadir mendampingi Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi, Kabag Ops Kompol Dr Dwi Krisyanto, Kabag Log Kompol Hadijah Sahab, Kabag Ren Kompol Kukuh Wiyono bersama para Kasat dan Kasi serta Perwira Polres.

Kasatlantas Polres Wonogiri AKP Maryono mengimbuhkan, untuk penanganan pelanggaran disiplin berlalu lintas pihaknya menggunakan skema ETLE. Selain kamera status, ada juga sejumlah kamera mobil yang siap merekam pelanggaran berlalu lintas. Aris Arianto

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com