JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Wouw, Kata Nazaruddin Semua Ketua Fraksi Dapat Guyuran Duit e-KTP

Ilustrasi/Tribunnews

JAKARTA – Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin mengatakan seluruh ketua fraksi di DPR periode 2009-2014 mendapat jatah uang dari proyek e-KTP.

Masih menurut Nazaruddin, besaran yang diterima Ketua Fraksi jumlahnya bervariasi ada yang besar dan ada yang kecil.‎ Seluruh keterangan ini disampaikan Nazaruddin saat bersaksi di sidang korupsi e-KTP pada Senin (19/2/2018) kemarin.

Dikonfirmasi mengenai hal itu, Setya Novanto, mengatakan yang lebih mengetahui hal itu adalah Nazaruddin sendiri.

Baca Juga :  Menyusul Elemen Lain, FPI dan GNPF Desak Penundaan Pilkada 2020

“Saya gak tahu ya, itu Pak Nazaruddin yang lebih tahu. Karena kan dia yang melaksanakan ke fraksi-fraksi mana. Yang jelas kalau saya, tidak pernah hubungan sama Nazaruddin,” tegas Setya Novanto, Kamis (22/2/2018) di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Dalam sidang yang lalu, Hakim juga bertanya apakah benar seluruh uang fee yang dibagikan ke anggota DPR ‎terealisasi? Menjawab itu, Nazaruddin menyatakan menurut laporan Mustokoweni dan Andi Narogong, semuanya terealisasi termasuk untuk fraksi Demokrat.

Baca Juga :  Surat Nikah dan Perjanjian Cerai Soekarno Dijual: Ini Pengakuan Tito, Cucu Inggit Garnasih, soal Kepemilikan Dokumen dan Alasan Menjualnya

Jatah Demokrat, lanjut Nazaruddin diserahkan ke Mirwan Amir selaku anggota Demokrat yang duduk sebagai wakil ketua Banggar DPR dan disampaikan ke Nazaruddin yang saat itu menjabat sebagai Bendahara fraksi Partai Demokrat.

“Waktu itu yang dibawa sama Mirwan ada 1 juta dolar AS, diserahkan ke fraksi 500 ribu dolar AS. Sisanya 500 ribu dolar AS waktu itu ada kebutuhan, saya lupa. Lalu ada penerimaan selanjutnya, saya lupa rinciannya yang mulia,” ungkap Nazaruddin. Tribunnews