JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Geger Pria Tak Dikenal Dimassa di Persawahan Sidoharjo Sragen. Ditemukan Nyaris Tewas Bersimbah Darah

Kondisi pria yang menjadi korban amuk masaa di Sidoharjo, Sragen, Senin (23/7/2018) dinihari. Foto/Istimewa
Kondisi pria yang menjadi korban amuk masaa di Sidoharjo, Sragen, Senin (23/7/2018) dinihari. Foto/Istimewa

SRAGEN- Aksi amuk warga pecah di Sidoharjo, Sragen, Senin (23/7/2018) dinihari. Seorang pria tak dikenal nyaris tewas menjadi bulan-bulanan warga karena dipergoki dengan gerak-gerik mencurigakan di areal persawahan barat SPBU Taraman, Dukuh Ngemplak, Taraman, Sidoharjo.

Pria tak dikenal itu langsung dihajar habis-habisan oleh puluhan warga yang geram lantaran areal persawahan itu sering terjadi pencurian mesin diesel pompa air milik petani.

Informasi yang dihimpun, aksi massa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Bermula ketika warga mencurigai pelaku yang mondar-mandir di jalan tengah sawah Dukuh Taraman. Saat dipergoki dan ditanya warga, pelaku gelagapan dan berusaha lari.

Baca Juga :  Geger Karyawan PG Mojo Sragen Ditemukan Tewas di Ranjang Rumah Kontrakannya. Sempat Ikut Ronda Malam, Jasadnya Dievakuasi Petugas Berpakaian APD Lengkap

Pria itu juga berusaha menghilangkan jejak dengan melepas baju warna putih hingga tinggal kaos warna hitam yang ia kenakan. Setelah tertangkap, pelaku langsung dihajar pukulan bertubi-tubi hingga bersimbah darah. Setelah itu, warga menyerahkan ke Polsek Sidoharjo.

Baca Juga :  Baru Terungkap, Ustadz Muda Sragen Habib MA Yang Meninggal Terpapar Covid-19 Ternyata Punya Penyakit Penyerta Ini. Bupati Kaget Karena Mendiang Tidak Merokok, Warga Sebut Rajin Olahraga!

Kapolsek Sidoharjo, AKP Agus Taruna melalui Kanit Reskrim Ipda Sulardi membenarkan telah menerima pria yang menjadi amuk warga Taraman itu.

“Kebetulan di lokasi kejadian memang sering ada diesel petani yang hilang. Saat ini terduga pelaku sudah kami amankan di Polsek. Tadi malam diserahkan sekitar pukul 01.30 WIB dalam keadaan luka dan kita rawat ke Puskesmas, ” paparnya Senin (23/7/2018). Wardoyo