JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Hanya 7 Hari, Tim RSD Sulap Rumah Ambruk Nenek Musrifah di Tanon Sragen Jadi Megah dan Tahan Gempa. Semua Kader Didorong Beri Aksi Nyata 

Anggota DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (RSD) didampingi Tim RSD, Ketua Gerindra Sragen, Sri Sunaryo saat penyerahan kunci rumah Nenek Musrifah, di Canden, Ketro, Tanon Jumat (20/7/2018). Foto/Wardoyo
Anggota DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (RSD) didampingi Tim RSD, Ketua Gerindra Sragen, Sri Sunaryo saat penyerahan kunci rumah Nenek Musrifah, di Canden, Ketro, Tanon Jumat (20/7/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Tak butuh waktu lama, rumah milik nenek Musrifah (78), warga Canden RT 3, Ketro, Tanon yang luluhlantak diterjang puting beliung, Kamis (6/7/2018) lalu, sudah berubah drastis. Hanya butuh sepekan, kesedihan nenek miskin itu kini sudah berganti senyuman usai rumahnya selesai diperbaiki.

Sebuah kunci rumah sederhana nan megah menjadi penanda selesainya rehab rumah nenek Musrifah. Kunci itu diserahterimakan oleh legislator RI asal Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusomo (RSD) selaku penggagas sekaligus penyandang dana dari semua perbaikan rumah nenek Musrifah Jumat (20/7/2018) petang.

Rasa haru tak terbendung saat Musrifah menerima kunci rumah barunya dari legislator yang akrab disapa Saras itu.

“Semoga bisa bermanfaat. Saya memang tergerak untuk meminta agar tim RSD segera memperbaiki setelah hampir seminggu rumah nenek Musrifah nggak segera ditangani. Kami ingin segera bertindak nyata,” ujar Saras seusai menyerahkan kunci rumah ke nenek Musrifah.

Ketua Tim RSD, Elizabeth mengatakan rumah baru nenek Musrifah itu tercatat dibangun selama tujuh hari. Seluruh biaya dan material ditangani penuh oleh Tim RSD dengan pengerjaan oleh tim bersama warga sekitar dengan gotong royong.

Baca Juga :  6 Remaja Anggota PSHT Sragen Diserang dan Dikeroyok Puluhan Gerombolan Bermotor di Pilangsari Ngrampal. Dua Korban Dipukuli dan Ditendang Bertubi-Tubi Hingga Terluka

“Efektif pengerjaannya tujuh hari dari fondasi sampai selesai. Hari ini kuncinya kita serahkan kepada nenek Musrifah. Konstruksi rumahnya juga didesain tahan angin dan gempa,” ujarnya.

Rumah baru nenek Musrifah yang dibangun Tim RSD dan berkonstruksi tahan gempa. Foto/Wardoyo

Eliz,  sapaan akrab Elizabeth menguraikan rehab rumah nenek Musrifah itu murni berangkat dari kepedulian Saras dan Tim RSD untuk memberikan aksi nyata menyikapi fenomena derita nenek Musrifah. Ke depannya, Tim RSD siap untuk melanjutkan gerakan serupa dan memberi aksi nyata membantu warga yang tertimpa musibah maupun membangun rumah mereka yang tidak layak huni.

“Ini juga bagian melatih kader (Gerindra) dan DPR yang lain agar lebih memberi aksi nyata sehingga benar-benar kehadiran wakil rakyat itu bisa memberi manfaat kepada masyarakat, ” terangnya.

Baca Juga :  Mulai Muncul Ajakan Golput, Tim Sukses Paslon Yuni-Suroto Minta KPU Lebih Proaktif Lakukan Sosialisasi. Bawaslu Sebut Ada 2 Jenis Ajakan Yang Bisa Ditindak!

Sementara, Ketua DPC Gerindra Sragen, Sri Sunaryo mengapresiasi positif gerakan sosial yang dilakukan tim RSD di Canden, Ketro, Sragen itu. Menurutnya meski itu bukan yang pertama, setidaknya aksi nyata membangun rumah warga yang sudah ambruk di Ketro itu bisa menjadi motivasi bagi kader yang lain untuk bisa berbuat tanggap dan cepat ke masyarakat.

“Sebenarnya sebelum di Canden, di Sragen kota juga sudah diawali oleh Ketua PAC Kota, Icwah Ardiyanto (LG) dengan menyurvei rumah warga yang tidak layak dan kemudian dibantu rehab langsung oleh Tim RSD yang dikomando oleh Mas Ichwan. Jadi ini kelanjutannya. Dan ke depan kami memang mendorong semua kader untuk bisa melakukan aksi nyata seperti itu,” tukasnya.

Sedangkan nenek Musrifah sendiri, tampak sangat terharu. Dalam kalimat terbata-bata, nenek yang tinggal sebatang kara itu hanya mengucapkan terimakasih tak terhingga.

Remen Mas mpun dibangunke griya,” tuturnya. Wardoyo