JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Krisis Air Bersih, 1.925 Warga Di 7 Desa di Sragen Mulai Bergantung Bantuan Droping

Ia menuturkan untuk 2018 ini, droping sudah dilakukan sejak 21 Juni lalu. Droping dilakukan berkoordinasi dengan PDAM.

Lebih lanjut,  Sugeng menguraikan bagi masyarakat atau desa di luar pemetaan kekeringan, apabila membutuhkan bantuan droping bisa mengajukan. Mekanismenya melalui Kades mengajukan permohonan droping yang ditujukan kepada Kepala BPBD.

Baca Juga :  Wanita Asal Masaran Nekat Laporkan Penambangan Galian C di Gebang ke Polisi. Dinilai Sudah Membahayakan Alam dan Ancam Keselamatan

“Kalau di daerah yang sudah masuk pemetaan kekeringan itu, memang setiap tahun sudah rutin kita berikan droping. Tapi yang di luar itu, bisa langsung mengajukan ke BPBD lewat Kades. Nanti segera kami tindaklanjuti, ” tukasnya. Wardoyo

Baca Juga :  Sragen Hari Ini Hanya Tambah 1 Kasus Positif, Satu Diisolasi di Technopark, 848. 641 Warga Sudah Tervaksin

DATA WILAYAH KRISIS AIR BERSIH DAN PERMINTAAN DROPING DI SRAGEN PER 9 JULI 2018:

Sumber: BPBD Sragen
Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua