loading...

KARANGANYAR- Jenazah Pratu Fredi, anggota Kopassus Satgasban Maleo, Pos Tingginambut, yang tewas dalam insiden penembakan yang terjadi di Distrik Tingginambut oleh KKB (kelompok kriminal bersenjata), bakal dimakamkan di TMP Karanganyar.

Jenazah Pratu Fredi yang tercatat sebagai Anggota Kopassus Satgasban Tingginambut, tiba di rumah duka, Senin (20/8/2018) dinihari.

Data yang dilansir Polres Karanganyar, jenasah Pratu Fredi dijadwalkan tiba di Bandara Adi Soemarmo Senin (20/8/2018) pukul 22.35 WIB. Jenazah diperkirakan di rumah duka pukul 01.00 WIB.

“Untuk pemakaman dari pihak keluarga menginginkan di TMP Dharma Tunggal Bhakti Karanganyar, Selasa (21/8/2018),” papar Kapolres AKBP Henik Maryanto melalui Kasubag Humas, AKP Suryanto.

Baca Juga :  Kabar Buruk, 880 Calhaj di Karanganyar Dipastikan Gagal Berangkat Musim Ini. Seluruh Dokumen Ditarik Kembali, Ditunda Tahun Depan!

Berdasarkan informasi, jenasah akan diberangkatkan dari rumah duka pukul 09.00 WIB menuju ke TMP Dharma Tunggal Bhakti Karanganyar.

Pratu Fredi tercatat berdomisili di Karangbangun, Matesih, Karanganyar. Ia gugur dalam insiden penembakan yang terjadi di Distrik Tingginambut oleh KKB (kelompok kriminal bersenjata) terhadap dua anggota Kopassus Satgasban Maleo Pos Tingginambut, Puncakjaya, Papua, Minggu (19/8/2018).

Baca Juga :  Kurva Covid-19 Menurun, Aliansi Ummat Islam Desak Bupati Karanganyar Cabut Pembatasan Salat Berjamaah di Masjid

Pratu Fredi tercatat sebagai Anggota Kopassus Satgasban Tingginambut. Data yang dilansir Polres Karanganyar, insiden penembakan itu terjadi hari Minggu (19/8/2018) pukul 13.30 WIT. Insiden terjadi di jembatan kali Tingginambut, kampung Tingginime, Distrik Tingginambut, Puncak Jaya. Insiden menewaskan Letda Amran Blegur ( DanPos Kopassus Satgasban Tingginambut dan Pratu Fredi ( Anggota Kopassus Satgasban Tingginambut).

Penembakan bermula ketika hari Sabtu tanggal 18 agustus 2018 Letda Amran Blegur ( Danpos Kopassus Satgasban Tingginambut ) mendapat telopon dari Terianus Enumbi (anggota dari Goliat Tabuni). Wardoyo