JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ujian CPNS Sragen Hari Kedua, Panitia Janjikan 100 Komputer Error Sudah Bisa Digunakan. Jadwal Ujian, Separuh Pelamar Sragen Separuh Solo

Ilustrasi tes CAT
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi tes CAT

SRAGEN- Panitia penyelenggara ujian tes CPNS di Sragen mengatakan pelaksanaan ujian hari kedua, Sabtu (27/10/2018) hari ini bakal diikuti peserta dari Sragen dan Solo. Sebanyak 100 komputer yang sempat troubel dan gagal tersetting di hari pertama, dijanjikan sudah bisa digunakan.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sragen, Sarwaka mengatakan panitia akan berupaya memaksimalkan 450 komputer yang disiapkan oleh BKN.

“Besok IT BKN akan berusaha semaksimal mungkin akan menyetting 100 komputer yang sempat troubel. Sehingga kami berharap 450 komputer bisa normal,” paparnya Jumat (26/10/2018).

Baca Juga :  Tambah 3 Lagi, Kasus Positif Covid-19 Sragen  Terus Meroket Dekati Angka 100. Tiga Pasien Baru Masih Satu Keluarga, Berasal dari Plupuh

Sarwaka menguraikan untuk hari kedua,  direncanakan akan digelar tiga sesi. Masing-masing sesi diharapkan bisa digelar untuk 450 peserta.

Mengacu jadwal, ia menyebut hari kedua ujian akan digelar untuk peserta dari Sragen dan separuhnya dari Solo.

“Sragen ada 200 lebih 300 lebih peserta yang tes hari kedua. Sisanya nanti dilanjutkan peserta dari Solo. Kalau komputer nornal semua, besok hanya tiga sesi,” katanya.

Kabid Perencanaan dan Pengadaan Pegawai BKPP, Dwi Agus Prasetyo mengatakan pelaksanaan ujian hari kedua diharapkan bisa menggunakan 450 komputer. Ia juga menyampaikan sejauh pelaksanaan hari pertama ujian, relatif tak ada kendala selain komputer yang error.

Baca Juga :  Breaking News: Boncengkan Perempuan, Seorang Kades di Sragen Kecelakaan Maut Gasak Mobil di Kalijambe. Perempuan Yang Diboncengkan Tewas!

Agus menambahkan untuk hari pertama relatif tidak ada problem. Termasuk barang bawaan peserta yang dilarang dibawa.

“Sejauh ini belum ada temuan barang aneh atau dilarang dibawa. Tapi kalau nanti ada peserta yang nekat membawa barang terlarang, maka akan lansung dievakuasi,” tandasnya. Wardoyo