JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Gara-gara Lampu Red Light Mati, 3 Polisi Wonogiri Langsung Dihukum Push Up di Halaman Polres

Tiga polisi Polres Wonogiri yang dihukum push up di halaman Mapolres. Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tiga polisi Polres Wonogiri yang dihukum push up di halaman Mapolres. Foto/Humas Polda

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Gara-gara lampu red light yang dibawanya tidak menyala saat dilakukan pengecekan, tiga anggota Satlantas Polres Wonogiri dihukum push up saat apel kesiapsiagaan pelayanan dalam rangka Pemilu 2019 di halaman Mako Satlantas Polres Wonogiri, Selasa (16/4/2019).

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, menjelaskan saat apel seluruh anggota Satlantas dicek peralatan yang dibawanya.

Baca Juga :  Tekan Dampak Pandemi Covid-19, Ganjar Terus Pacu Seluruh Sektor Usaha

Pengecekan dilakukan oleh Kasatlantas AKP Dwi Erna Rustanti didampingi Kanit Regident IPTU Sugihantoro dan Kasi Propam IPTU Supardi.

‘’Pengecekan alat khusus petugas satlantas meliputi pluit, tongkat bela diri polri, dan tongkat lampu red light untuk pengaturan arus lalu lintas,” paparnya dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Upacara HUT ke-74 Bhayangkara Digelar Virtual, Kapolda Jateng Tegaskan Penanganan Covid-19

Pada saat dilakukan pengecekan dan pengetesan lampu red light, ternyata ada tiga personil yang lampu red lightnya mati dan tidak nyala.

Sontak, hal itu membuat Kasatlantas terperangah. Seketika itu juga dilakukan tindakan disiplin dengan jenis hukuman push up di hadapan anggota Satlantas lainnya. Wardoyo