JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Begini Harapan Keluarga Taufik, TKI Asal Sidoharjo Sragen Yang Hilang Misterius di Perairan Panama

Kakak kandung Taufik, Arifin saat menceritakan kisah perantauan adiknya. Foto/Wardoyo

IMG 3762 772x514
Kakak kandung Taufik, Arifin saat menceritakan kisah perantauan adiknya. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Pihak keluarga Taufik Rochim (27), TKI yang hilang misterius di perairan Panama, masih berharap Taufik bisa ditemukan dalam kondisi sehat.

Harapan itu disampaikan kerabat TKI asal Dukuh Pijilan RT 4, Desa Jambanan, Sidoharjo, Sragen itu menyusul kabar hilangnya Taufik sejak 15 April 2019 silam.

Arifin, kakak kandung Taufik, mengatakan meski belum ada tanda-tanda, pihaknya tetap berharap Taufik bisa segera dapat ditemukan dalam kondisi sehat.

Saat ini, pihak keluarga masih menunggu kejelasan informasi dari perusahaan dan juga pemerintah.

“Ya harapan kami bisa kembali pulang dengan selamat,” ujar Arifin kepada wartawan Selasa (30/4/2019).

Baca Juga :  Video Pak Kades Sambirejo Sragen Sempat Viral, Anaknya Kini Malah Ikut Positif Terpapar Covid-19. Tambah 6 Warga Positif, Total 31 Warga Positif dari Klaster Masjid dan TPA di Sambirejo

Menurutnya, kabar hilangnya Taufik diketahui dari informasi perusahaan adiknya bekerja. Taufik diketahui kali pertama berlayar dari Indonesia menuju Panama dengan kapal berbendera Taiwan.

Taufik berangkat bekerja setengah tahun yang lalu. Bahkan terakhir komunikasi dengan keluarga sebelum berangkat berlayar.

“Ini pertama dia berlayar. Berangkat dari rumah pada 25 Nopember 2018. Komunikasi terakhir dengan keluarga, istrinya sebelum pemberangkatan. Pas di pelabuhan. Soalnya kalau pas di laut kan tidak mungkin bisa komunikasi, bisanya satelit,” urai Arifin.

Baca Juga :  Berkah Idul Fitri, 268 Narapidana Lapas Sragen dapat Potongan Remisi. Satu Napi Langsung Bebas dan Satu Napi Korupsi Juga Kecipratan

Kabar hilangnya Taufik juga diungkapkan Wabup Dedy Endriyatno. Ia mengatakan kabar hilangnya Taufik diketahui dari laporan di media sosial. Pemkab langsung berkomunikasi dengan BNP2TKI dan langsung di cek dengan KJRI di Taiwan.

Hanya saja hasilnya sementara Rochim belum terdaftar di Sesko TKI Taiwan.

“Saya menyayangkan di hari buruh ada kabar duka TKI dari Sidoharjo Sragen. Kabar hilang pada 15 April 2019. Tapi sampai saat ini belum ada rilis resmi dari perwakilan. Kami dapat informasi langsung bergerak, koordinasi dengan instansi terkait,” katanya kepada wartawan. Wardoyo