JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Innalillahi, Kakek Yang Berjuang Selamatkan Rumah Tangga Putrinya Akhirnya Meninggal Dunia. Gagal Bertahan Usai Alami Luka Bakar 80 %

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

REMBANG, JOGLOSEMARNEWS.COM  Masih ingatkah dengan mertua yang mengalami luka bakar 80 persen saat melerai pertengkaran antara anak kandungnya dengan dengan menantu.

Sarmin (54) warga Dukuh Ngampel, Desa Karas RT 03 RW 01, Kecamatan Sedan, Kababupaten Rembang, itu akhirnya meninggal dunia.

Pria malang itu mengembuskan nafas terakhirnyasetelah menjalani perawatan selama 2 hari di rumah sakit Karyadi Semarang.

Almarhum dinyatakan meninggal dunia pada dan dimakamkan pada hari Sabtu (27/7/2019). Setelah sempt kritis lantaran luka bakar disekujur tubuh.

Kejadian tersebut bermula pada Kamis malam Ainur Roghib (32) yang merupakan menantu Sarmin, bertengkar dengan istrinya Wafikhatus Aslamiah (27) yang merupakan anak kandung Sarmin.

Keduanya terlibat cekcok mulut didalam rumahnya sendiri. Karena diduga mengalami perlakuan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Wafikhatus berlari keluar rumah meninggalkan suaminya, dan dikejar oleh yang bersangkutan. Adu mulut pun masih berlanjut.

Baca Juga :  Perhatian bagi Para Santri Asal Kendal Masih Jadi Prioritas

Saat melihat anak dan menantunya bertengkar, Sarmin berusaha melerai, saat Roghib berusaha membakar pakaian Wafikhatus di ruang tamu. Melihat pelaku masih memegang botol air mineral yang berisi bensin dalam keadaan tidak tertutup, Sarmin berusaha merebutnya.

Saat terjadi perebutan, bensin pun akhirnya tumpah ke lantai, dan menyulut api yang masih membakar baju-baju. Apipun kian membesar, setelah tersiram bansin dan membakar keduanya.

Melihat hal tersebut warga beramai-ramai memadamkan api, dan membawa kedua korban yang sudah mengalami luka bakar ke RSUD dr R Soetrasno Rembang.

Baca Juga :  Dua Kali Masuk Penjara, Residivis Kambuhan di Pekalongan Diringkus Lagi

Karena luka parah, Sarmin dirujuk ke RS dr Karyadi Semarang untuk penanganan lebih lanjut. Sedangkan Roghib di rawat di RSUD Rembang.

Kapolsek Sedan Polres Rembang Iptu Rohmad mengatakan, kasus tersebut sudah dalam penanganan oleh jajarannya. Untuk sementara pihaknya baru memeriksa saksi tempat kejadian perkara. Sedangkan saksi dari keluarga korban akan diperiksa setelah selesai berduka.

“Ini sudah kita tangani, kita masih mendalami pasal yang dilanggar oleh pelaku,” kata Kapolsek Sedan dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Sedangkan pemeriksaan Ainur Roghib sambil dilakukan setelah selesai dirawat. Sebagai antisipasi agar tidak kabur, polisi melakukan penjagaan untuk pasien yang sudah terbiasa terpramental itu. JSnews