loading...
Foto/Humas Polda

KEBUMEN, JOGLOSEMAR NEWS.COM Warga Desa Waluyorejo, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, digegerkan dengan keberadaan satu karung berisi senjata tajam tradisional jenis panah dan kujang.

Busur panah itu ditemukan tergeletak di depan pekarangan warga, terbungkus rapi di dalam sebuah karung plastik.

Peristiwa ini selanjutnya dilaporkan Polsek Puring untuk ditindaklanjuti dan dilakukan penyelidikan.

Warga yang penasaran, mendatangi pekarangan milik Waliyah (45) tempat ditemukannya benda itu, ingin melihat secara dekat.

Tak lama dilaporkan, Polsek Puring bersama dengan Koramil setempat segera mendatangi tempat kejadian perkara.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, penemuan busur panah itu kali pertama ditemukan oleh Waliyah saat pulang dari dagang sayur keliling, tadi pagi.

Saat itu Waliyah yang curiga, segera membuka karung plastik dan mendapati busur panah lengkap dengan anak panahnya, senjata tajam jenis Kujang, topeng dan sumpit (tulup).

Baca Juga :  Siswi SMK Purworejo Diperkosa di Bawah Jembatan. Pelakunya Seorang Duda, Mengaku Tak Kuat Nahan Nafsu

“Saat ini benda-benda itu sudah diamankan di Mapolsek Puring. Polsek yang datang ke TKP langsung mengamankan benda-benda itu,” kata Iptu Tugiman, Sabtu (18/1/2020).

Selanjutnya dari hasil penyelidikan oleh Polsek Puring, diungkapkan Iptu Tugiman, benda-benda itu merupakan asesoris pajangan yang mungkin oleh pemiliknya telah dibuang atau terjatuh.

“Setelah dilakukan penyelidikan, benda itu tidak setajam senjata aslinya. Jadi semacam hiasan dinding,” kata Iptu Tugiman.

Berikut hasil pendataan yang dilakukan Polsek Puring terhadap barang mencurigakan yang ditemukan oleh warga:
1. Sebuah benda berbentuk senjata kujang (senjata tajam khas sunda) akan tetapi tumpul/tidak ada sisi tajamnya.
2. Sebuah busur panah yang terangkai dari kayu dan bambu.
3. 20 (dua puluh) buah anak panah yang pangkalnya rata.
4. Rangkaian kayu dan bambu tempat menaruh anak panah
5. 2 (dua) buah topeng hiasan dinding
6. Sebuah sumpitan / tulup beserta anak sumpitan/tulup.

Baca Juga :  Keranjingan, Pura-Pura Nyewa, Cewek Ini Malah Nekat Gadaikan Mobil Rental Seharga Rp 25 Juta

Dari kejadian itu, Iptu Tugiman mengapresiasi laporan warga. Ia berharap apapun kejadian yang dirasa meragukan untuk dilaporkan ke polisi.

“Sekecil apapun laporan akan ditanggapi oleh Polres. Kami ucapkan terimakasih kepada warga yang telah melaporkan,” tandas Iptu Tugiman. JSnews