JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Cerita Ada Sebaran Beras Kuning di Lokasi Ujian CPNS Sragen. Jimat Siapa?

Ilustrasi beras kuning dan peserta ujian cpns. Foto kolase/Wardoyo

loading...
Ilustrasi beras kuning dan peserta ujian cpns. Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Pelaksanaan ujian seleksi CPNS Sragen beberapa waktu lalu, menyisakan cerita menarik.

Selain peserta yang nyasar gegara manut aplikasi google maps, ada juga peserta yang diduga membawa jimat beras kuning.

Beras kuning itu ditemukan tersebar di tangga pintu masuk menuju ruangan tempat digelarnya ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) di LKPPS Gondangrejo, Karanganyar.

Temuan beras kuning itu diungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Sragen, Sutrisna, kemarin. Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia mengatakan beras kuning itu ditemukan tersebar di jalan menuju ruangan peserta ujian.

“Tapi nggak tahu siapa yang nyebar. Tapi mungkin memang dari peserta. Tujuannya apa juga kami nggak tahu,” paparnya.

Sutrisna menguraikan sebaran beras kuning itu ditemukan ketika ujian hampir selesai. Beras kuning itu disebar di undak-undakan dekat pintu masuk ruangan ujian CAT peserta.

“Kalau jimat, nggak ada yang bawa. Ya cuma beras kuning itu saja,” tukasnya.

Baca Juga :  Terus Bertambah, Wanita PDP Corona Asal Karangmalang Kembali Meninggal Dunia. Jadi Korban Meninggal ke-19 di Sragen, Begini Riwayatnya!

Beras kuning memang identik dengan sesuatu yang sakral. Di banyak daerah, beras kuning biasanya menjadi syarat atau sarana untuk memuluskan sesuatu tujuan.

Meski demikian, Sutrisna mengatakan secara umum pelaksakaan ujian SKD untuk Sragen berlangsung lancar.

Sementara, Kepala BKN Kantor Regional I BKN Jogja, Anjaswari Dewi mengatakan dari hasil ujian seleksi kompetensi dasar (SKD), nantinya peserta yang memenuhi passing grade akan diolah oleh tim Panselnas.

Selanjutnyabakan diambil 3 kali jumlah formasi masing-masing  jabatan. Dari hasik itu, kemudian instansi masing-masing mengumumkan peserta yang dinyatakan lulus SKD berhak mengikuti SKB.

“Pengolahan dan penentuan siapa peserta yang lolos SKB ada di Panselnas,” paparnya Selasa (3/3/2020).

Berdasarkan jadwal seleksi CPNS yang diputuskan Panselnas BKN, pengumuman hasil SKD atau peserta yang berhak mengikuti SKB akan  diumumkan 22 sampai dengan 23 Maret 2020.

Kemudian pelaksanaan ujian SKB sendiri akan digelar 25 Maret 2020 sampai 10 April 2020. Lantas penyampaikan hasil seleksi akan diumumkan 27 April sampai 30 April 2020.

Baca Juga :  Korupsi Alsintan Rp 112 Juta, Staff Ahli DPR RI dan Perangkat Desa Sragen Dijatuhi Hukuman 6 Bulan Lebih Berat Oleh Hakim PN Tipikor. Divonis 2 Tahun Denda Rp 50 Juta

Anjaswari menguraikan untuk wilayah Jateng-DIY, seleksi dibagi dalam tiga kelompok. Di kelompok pertama yakni formasi CPNS di 42 kabupaten kota di Jateng dan DIY, total ada 11 titik lokasi (tilok).

Dari 11 tilok itu, jumlah total peserta SKD tercatat sebanyak 331.793 orang dengan 18.470 formasi. 11 Tilok itu masing-masing di Asrama Haji Donohudan, UNNES Semarang, GOR Samapta Magelang, UNY YOGYAKARTA, HOTEL UTC Semarang, UDINUS SEMARANG, LP2KS Kabupaten Karanganyar, UNS Surakarta, Gedung Setda Kota Salatiga, Gedung KORPRI Pemalang, Gedung Graha Wana Bhakti Yasa Yogyakarta.

Kemudian kelompok kedua untuk
Kanreg I BKN Yogyakarta yang menyelenggarakan seleksi untuk berbagai kementerian dan Instansi pusat, total peserta ujian SKD mencapai 18. 956 orang.

Lantas di kelompok tiga digelar di UPT BKN Semarang dengan jumlah peserta mencapai 6.772 peserta. Wardoyo