JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Satu ASN Pemkot Solo Positif Covid-19, 3 Kantor OPD di Balaikota Ditutup

Ilustrasi positif corona. Pixabay

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tiga kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada dalam satu kompleks Balaikota Solo ditutup menyusul salah satu aparatur sipil negara (ASN)nya dinyatakan positif covid-19. Ketiga kantor OPD yang ditutup tersebut yaitu Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Dinas Perdagangan dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo sekaligus Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani menuturkan, penutupan tiga kantor OPD yang berada di satu gedung tersebut dilakukan selama sepekan atau lima hari kerja. Menurutnya, satu ASN yang dinyatakan positif merupakan ASN dari BKPPD.

Baca Juga :  Laju Pertambahan Kasus Covid-19 di Solo Belum Tunjukkan Tanda Berhenti, Total 564 Kasus

“Kami memutuskan untuk menutup seluruh gedung atau termasuk tiga OPD biar lebih aman. Kemudian dilakukan penyemprotan disinfektan di tiga kantor OPD itu sekaligus,” tuturnya, Senin (20/7/2020).

Selain satu ASN di lingkungan balaikota Solo tersebut, Ahyani menambahkan, satu lagi ASN yang dinyatakan positif covid-19 yaitu satu pejabat eselon III.

“Iya seorang Camat. Riwayatnya ikut Diklatpim. Makanya 90 peserta Diklatpim yang lain pun kemarin ikut swab massal di Pendapi Gede,” tambahnya.

Baca Juga :  Hadirkan Paslon Gibran-Teguh dan Bagyo- Suparjo, Tokoh Lintas Agama di Solo Deklarasikan Pilkada Damai dan Sehat. Bawaslu Ingatkan Paslon dan Tim Sukses Kedepankan Protokol Kesehatan!

Di sisi lain, Kepala BKPPD, Nur Hariyani membenarkan terkait salah satu stafnya yang terkonfirmasi positif covid-19.

“Awalnya ikut rapid test susulan Senin pekan lalu, kemudian hasilnya reaktif kemudian diswab ternyata positif. Ya cuma satu itu, kondisinya sehat dan karantina di rumah,” ujarnya.

Akibat penutupan tersebut, secara otomatis pelayanan kantor dilakukan secara online dan seluruh ASN di gedung tersebut bekerja dari rumah.

“Senin depan sudah bisa beroperasi seperti semula,” tukasnya. Prihatsari