JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Arena Sabung Ayam di Pati Digerebek, Para Penjudi Kocar-kacir dan Tinggalkan Kendaraan, 28 Unit Motor Diamankan Polisi

parat Polres Pati menggerebek arena sabung ayam di Desa Baturejo, Kecamata Sukolilo, Kabupaten Pati, Sabtu (27/12) lalu. Istimewa

PATI, JOGLOSEMARNEWS.COM –– Puluhan orang di arena Sabung Ayam di Desa Baturejo, Kecamata Sukolilo, Kabupaten Pati kocar-kacir saat digerebek aparat Polres Pati, Sabtu (27/12/2020) lalu.

Penggerebekan ini dipimpin oleh Kasat Sabhara AKP Endah Setianingsih. Turut hadir pula dalam penggerebekan ini Kabag Ops AKP Sugino, Kabag Sumda Rochana Sulistiyaningrum, dan Kapolsek Sukolilo Iptu Suyatna.

“Kegiatan tersebut menindaklanjuti laporan dari masyarakat tentang adanya sabung ayam di wilayah Sukolilo,” ujar Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat melalui Kasubbag Humas Iptu Sukarno, kemarin

Baca Juga :  Ganjar Instruksikan Seluruh Warga dan Pemda di Daerah Rawan Bencana untuk Selalu Bersiaga

Penggerebekan dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat yang resah dengan adanya arena sabung ayam di desa tersebut. Sebelum penggerebekan, polisi mengumpulkan keterangan dari sejumlah warga terkait keberadaan arena sabung ayam.

Berdasarkan informasi yang diperoleh aktivitas sabung ayam itu telah berlangsung beberapa bulan lalu.

Ia menjelaskan, ketika polisi tiba di lokasi, para pelaku judi sudah kabur membawa ayam aduannya.

Supaya tempat tidak digunakan lagi untuk kegiatan serupa, polisi merobohkan arena sabung ayam.

Baca Juga :  Geger Temuan Jasad Dua Bayi Diduga Kembar Tersangkut di Pintu Air Madukoro Semarang. Terbungkus Kain Dalam Tas Belanja Minimarket, Sempat Dikira Jeroan Ikan

Adapun polisi mengamankan barang bukti berupa empat kandang ayam, arena sabung yang terbuat dari gabus dan kain, serta 28 sepeda motor. Barang bukti tersebut dibawa ke Polsek Sukolilo.

“Dari lokasi penggrebekan kami amankan 28 sepeda motor pelaku yang ditinggal kabur. Kemudian untuk gubuk sabung ayamnya dirobohkan dan dimusnahkan dengan cara dibakar. Hal ini untuk menghindari tempat digunakan lagi,” terangnya. Diana

Berita ini telah tayang di https://grobogan.JOGLOSEMARNEWS.COM /2020/12/348324/