JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Tak Ada Acara Seremonial Penyambutan Abu Bakar Ba’asyir, Ponpes Al Mukmin Ngruki Minta Warga Tak Berkerumun di Sekitar Ponpes

Abu Bakar Baasyir. Foto: tempo.co

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pihak Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo memastikan tidak akan mengadakan seremonial untuk menyambut kepulangan Abu Bakar Ba’asyir. Seperti diketahui, Abu Bakar Ba’asyir bebas dari masa tahanannya Jumat (8/01/2021) mendatang.

Sekretaris Ponpes Al Mukmin Ngruki, Muhammad Darwis mengatakan, tidak akan ada acara penyambutan khusus untuk kepulangan Abu Bakar Ba’asyir Jumat besok. Pihak Ponpes juga tidak membentuk kepanitian terkait hal itu.

“Tidak ada acara, begitu pulang dari Jakarta, Ustadz Abu langsung diantar keluarga untuk beristirahat di kediamannya. Tidak ada pertemuan khusus juga,” paparnya, Selasa (5/01/2021).

Baca Juga :  Info Terbaru COVID-19 Sukoharjo, Pasien Meninggal Sudah Mencapai 200 Orang Total Terkonfirmasi Positif Hampir Tembus Angka 4.000

Abu Bakar Ba’asyir sendiri dijadwalkan tiba di kediamannya sekitar Jumat petang (8/01/2021) lewat jalur darat. Sabtu (9/01/2021), dijadwalkan silaturahmi internal pesantren dengan peserta sangat dibatasi.

“Kita sudah menghimbau kepada masyarakat terkait ini. Agar tidak berkerumun di sekitar ponpes karena memang tidak ada acara khusus. Ini demi antisipasi penyebaran Corona juga. Kami juga tidak menerima tamu dari manapun untuk bertemu dengan Ustadz Abu. Dan hal itu sudah disosialisasikan lewat percakapan di grup WhatsApp,” imbuh Darwis.

Baca Juga :  Naik Lagi Pasien Meninggal Gegara COVID-19 di Sukoharjo Kini Mencapai 212 Orang, Kasus Terkonfirmasi Positif Terpapar Virus Corona Tembus 3.576

Sementara itu, kepulangan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir juga tidak akan disambut oleh para santri. Pasalnya, saat ini bertepatan dengan momen libur santri.

“Setelah kita pembelajaran aktif selama lima bulan terakhir, terhitung sejak tanggal 22 Desember 2020 para santri libur. Masuk kembali tanggal 16 Januari 2021. Terkait dengan kepulangan Ustadz Abu, yang paling penting adalah menjaga kesehatan beliau,” pungkas Darwis. Prihatsari