JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tekan Fatalitas Korban Kecelakaan Selama Arus Mudik- Balik 2021, Polres Sragen Bentuk Satgas Quick Respons. Dirut RSUD Ingatkan Ada Korban Laka Sampai RS Ternyata Positif Covid-19!

Apel persiapan Satgas Quick Respons di Polres Sragen. Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meski ada larangan mudik, volume kendaraan menjelang dan pasca Lebaran diprediksi tetap meningkat.

Mengantisipasi hal itu, Polres Sragen langsung sigap dengan membentuk Satgas Quick Respons atau Satgas Reaksi Cepat.

Satgas itu dibentuk untuk memberikan penanganan cepat terhadap korban kecelakaan di jalan raya agar menekan dampak fatalitas korban.

Hal itu terungkap dalam apel yang digelar di Lapangan Wira Pratama Polres Sragen, Rabu (28/4/2021) petang.

Apel dipimpin KBO Lantas Polres Sragen, Iptu Warseno dengan pemateri Kanit Laka Ipda Irwan Marviyanto. Apel juga dihadiri unsur terkait seperti dari rumah sakit, derek, PMI, Damkar dan unsur lainnya.

Baca Juga :  Sudah 570 Warga Sragen Meninggal, Pemkab Buka Program Vaksinasi 1 Pra Lansia Bawa 2 Lansia. Syaratnya di Bawah 50 Tahun, Cukup Bawa KTP dan Datang ke UPTPK!

KBO Sat Lantas Iptu Warseno menyampaikan Satgas Quick Respons digagas untuk mengantisipasi peningkatan arus lalu lintas.

Terbentuknya Satgas Quick respond diharapkan bisa memberikan manfaat dan dampak untuk mengurangi fatalitas korban kecelakaan dan mengantisipasi munculnya kerawanan Laka lantas.

Kanit Laka, Ipda Irwan Marviyanto menyampaikan bahwa kejadian kecelakaan menjadi tanggung jawab bersama. Mulai pencegahan Laka dan pasca terjadinya Laka, sehingga perlunya mengantisipasi daerah rawan Laka.

Selain itu yang tak kalah penting adalah kecepatan dan ketepatan penanganan Laka agar jumlah maupun fatalitas korban laka bisa ditekan selama Ops Ketupat 2021.

“Maka untuk itu kita sama-sama siapkan kembali Satgas Quick Respons Penanganan Laka Lantas Terpadu, demi terciptanya Kamseltibcar Lantas,” tuturnya.

Baca Juga :  Warga Gabugan Tanon Resah, Ada Satu Keluarga asal Boyolali Diduga Terpapar Covid-19 Diam-Diam Nyebrang untuk Isolasi Mandiri. Sempat Pijat dan Minta Diinfus di Rumah, Satu Orang Bahkan Kritis

Sementara, Direktur RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Joko Haryono menyambut baik kegiatan forum tersebut. Sehingga dalam penanganan kecelakaan akan berjalan lebih maksimal dan baik.

Perlu diingatkan bahwa dalam penanganan kejadian kecelakaan untuk petugas harus menggunakan perlengkapan Prokes yg lengkap.

“Karena kadang dijumpai korban kecelakaan di daerah kita, setelah sampai di Rumah Sakit dan dilakukan tes swab ternyata positif covid-19,” ujarnya.

Kegiatan diakhiri dengan pengecekan peralatan dan kendaraan dari masing-masing instansi guna kesiapan Satgas Quick Respons terpadu menghadapi Operasi Ketupat 2021. Wardoyo