JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tolak Kekeluargaan, Wanita Korban Penyerangan Hingga Jilbab Robek di Sragen Kekeh Lanjut Proses Hukum

Wanita asal Kedungwaduk, Karangmalang korban penganiayaan tetangganya usai melapor di Polsek Karangmalang, Sragen, Kamis (18/8/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Suprapti (43), warga Dukuh Bunder RT 12/3, Desa Kedungwaduk, Karangmalang, Sragen yang menjadi korban penyerangan tetangga depan rumahnya, SW (45) menolak opsi mediasi atau kekeluargaan.

Sebaliknya, ia bersikukuh kasus kekerasan itu tetap diproses ke jalur hukum. Hal itu disampaikan Sumarno, paman korban saat mendampingi korban seusai menjalani rawat inap di PKU Masaran.

“Kalau dari korban dan suaminya, menyampaikan tetap lanjut proses hukum. Biar jadi efek jera bagi pelaku dan tidak mengulangi lagi,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (22/8/2022).

Sumarno menguraikan desakan proses hukum dikarenakan kasus itu tidak hanya sekadar penyerangan fisik. Namun dampak psikologis yang dialami korban tak begitu saja bisa disembuhkan.

Baca Juga :  Penganiayaan Santri hingga Tewas di Sragen Jadi Sorotan Nasional, Luluk: Akhiri Kekerasan di Pesantren!

Saat ini kondisi korban yang memiliki 3 anak itu sudah berangsur membaik. Sebelumnya korban sempat menjalani rawat inap di RS PKU Masaran selama 2 hari satu malam.

Dari hasil pemeriksaan medis, memang kondisi luka korban tidak sampai mengalami keretakan tulang yang serius.

“Alhamdulillah diagnosanya tidak ada tulang yang retak. Tapi dampak psikologisnya itu yang belum bisa dipulihkan. Ada rasa trauma dan ketakutan,” jelasnya.

Dengan kondisi itu, korban dan suami serta keluarga berharap aparat berwajib bisa memproses kasus tersebut secara tuntas. Sehingga memberi rasa keadilan bagi korban.

Seperti diberitakan, Suprapti mendadak diserang pria tetangga depan rumahnya, Kamis (18/8/2022) pagi.

Baca Juga :  Sosok Aipda Joko, Korban Tragedi Pesawat Helikopter di Belitung Asal Sragen. Anak Bungsu yang Jadi Kebanggaan Keluarga

Tanpa sebab yang jelas, wanita tiga anak itu dipukuli pakai batu bagian wajah dan tangannya hingga memar. Tak hanya itu, pelaku juga menarik jilbab yang dipakai korban hingga sobek-sobek.

Pelaku diketahui berinisial SW (45). Akibat kejadian itu, korban yang mengalami luka memar serius, nekat melapor ke Polsek Karangmalang.

Korban melapor dengan didampingi pamannya. Selesai dari Polsek, korban langsung menjalani visum di Puskesmas Karangmalang dengan didampingi petugas Polsek.

Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , paman korban menuturkan korban tinggal di rumah bersama tiga anaknya. Sedangkan sang suami, Darwanto saat ini merantau di Pekanbaru, Riau.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com