JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Anggota PSHT dan Warga Hentikan Konvoi Mencurigakan di Mojosongo Boyolali, 16 Remaja Diamankan Bersama Berbagai Macam Senjata

Enam Belas remaja diamankan Polres Boyolali, setelah melakukan arak-arakan yang mencurigakan dan dihentikan oleh masyarakat di jalan wilayah Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Minggu (10/12/2023) dinihari. Dok Polres Boyolali
   

BOYOLALI, JOGLOLSEMARNEWS.COM – Enam Belas remaja diamankan Polres Boyolali, setelah melakukan arak-arakan yang mencurigakan dan dihentikan oleh masyarakat di jalan wilayah Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Minggu (10/12/2023) dinihari.

Yang mengagetkan, dari rumah salah satu pelaku, turut diamankan 16 senjata tajam yang diduga milik ke 16 remaja itu. Para pelaku bersama barang bukti lalu dibawa ke Polres Boyolali guna pengusutan lebih lanjut.

Adapun kejadian bermula saat Polres Boyolali mendapat laporan dari masyarakat bahwa di Jalan Musuk- Jatinom, Klaten di ruas Dukuh Dampit, Desa Singosari, Mojosongo ada arak-arakan sekelompok remaja.

Diwaktu yang sama, kelompok ormas PSHT sedang latihan di sekitar lokasi kejadian. Merasa curiga, anggota ormas bersama warga setempat lalu menghentikan sekelompok pengendara sepeda motor yang dicurigai itu.

Baca Juga :  Sekolah Vokasi UNS Surakarta Gelar FGD untuk Berdayakan Desa Senting, Sambi, Boyolali

Para remaja itupun kemudian diamankan. Setelah itu di rumah salah satu remaja yang diamankan yaitu RP (19), tepatnya di Dukuh/Desa Singaraja RT 01 RW 03, Kecamatan Mojosongo, ditemukan 16 senjata tajam berbagai macam jenis. Sajam itu diduga milik beberapa remaja yang diamankan.

Kapolres Boyolali, AKBP Petrus Parningotan Silalahi menjelaskan, ada 16 remaja yang diamankan. Karena mereka berkumpul dan meresahkan warga masyarakat dan ditemukan beberapa sajam. Sebanyak 16 remaja itu rata-rata masih masih sekolah.
“Karena meresahkan masyarakat, 16 pemuda dan sajam berbagai macam jenis, lalu kami amankan,” katanya.

Enam Belas remaja diamankan Polres Boyolali, setelah melakukan arak-arakan yang mencurigakan dan dihentikan oleh masyarakat di jalan wilayah Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Minggu (10/12/2023) dinihari. Dok Polres Boyolali

Para remaja yang diamankan yakni, APR (20), RP (19), AR (20), ADP (19), MSP (16), AFP (16), DGS (16), FU (16), AKN (16), MIF (16), DRP (16), MR (16), GL (16), FDA (17), RA (15), AMA (14). Mereka diamankan petugas untuk dilakukan pemeriksaan dan pembinaan.

Baca Juga :  Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Puskesmas Kemusu, Kejari Boyolali Periksa 15 Saksi

Kapolres juga menyampaikan terimakasih kepada Ormas dan masyarakat yang telah berperan membantu menjaga keamanan ketertiban masyarakat.

“Saya apresiasi dan ucapkan terimakasih kepada masyarakat dan ormas PSHT yang dalam hal ini telah memberikan kontribusi positif menjaga dan memelihara lamtibmas. Menjaga kondusifitas kamtibmas membutuhkan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, ” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres memberikan himbauan kepada para remaja untuk tidak melakukan perbuatan yang meresahkan. Karena tindakan berpotensi pidana ada konsekwensi hukumnya dan sangat merugikan.
Dari peristiwa tersebut, Kapolres juga menyampaikan dan memberikan pesan.

“Mengungkap kejahatan adalah suatu kebanggaan namun mencegah kejahatan suatu kemuliaan,” tegasnya. Waskita 

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com