JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pose Mesra Siswa SMK Citra Medika Sragen Mendadak Bikin Heboh dan Banjir Sorakan saat Tampil di Lomba Fashion Show Hari Kartini

Pasangan siswi dan siswa SMK Citra Medika Sragen saat unjuk pose mesra di acara Lomba Fashion Show yang berlangsung meriah. Foto/Wardoyo
Pasangan siswi dan siswa SMK Citra Medika Sragen saat unjuk pose mesra di acara Lomba Fashion Show yang berlangsung meriah. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Suasana semarak terlihat di SMK Citra Medika Sragen,  Jumat (27/4/2018). Beragam kegiatan dan lomba digelar di SMK yang barusaja ditunjuk oleh Direktorat PSMK Kemendiknas menjadi pilot project sekolah pencetak wirausaha tersebut.

Ada bazaar siswa yang menjual aneka produk makanan minuman dan produk kesehatan, ada kegiatan sosial donor darah dan bagi santunan.

Namun yang menjadi sorotan hari itu adalah gelaran fashion show yang diikuti masing-masing kelas. Puluhan siswi dari berbagai kelas beradu kebolehan menampilkan busana dan lenggak-lenggok di atas panggung.

Meski banyak yang sudah lihai berlenggak-lenggok,  tak sedikit yang masih terlihat kaku. Bahkan beberapa peserta sempat membuat para juri dari guru-guru setempat menahan tawa karena berjalan tanpa ekspresi dan ada yang canggung hingga jalannya pun tanpa irama.

Busana yang dikenakan juga beragam. Mulai dari busana jawa,  busana pesta hingga busana ala pengantin. Acapkali perwakilan kelasnya tampil,  siswa temannya pun bersorak riuh.

“Wuayu ayu tenan. Iki Sumberlawang punya lho, ” sebut si MC yang berbadan tambun mencoba mengomentari deretan peserta dari kelas keperawatan.

Baca Juga :  Jualan Sepi Dampak Pandemi Covid-19, Tukang Pentol Goreng Asal Tangen Nekat Bunuh Diri Terjun dari Jembatan Sapen. Padahal Anak Keduanya Masih Bayi

Sang MC juga tak henti mencoba bergurau dengan mengingatkan guru-guru pria yang duduk di deretan depan.

“Pak Rohmad,  hayo pandangannya pak, ” sebutnya lagi disambut gerrr dari siswa yang menonton.

Aksi salah satu siswi peserta fashion show. Foto/Wardoyo

Setelah semua peserta tampil,  acara ternyata tak langsung ditutup. Rupanya ada momen yang kemudian membuat penonton makin riuh.

Layaknya sebuah fashion show betulan, panitia membuat gong penutup dengan menampilkan dua pasangan siswa-siswi yang tampil berdua.

Dua pasangan itu yang siswi sama-sama mengenakan busana ala pengantin sedangkan siswanya mengenakan jas. Yang bikin seru,  tentu saja ulah centil siswi pertama yang menampilkan pose mesra dengan pasangannya.

Sejak naik panggung hingga berlenggak-lenggok, siswi berbadan subur itu tak henti menggandeng tangan pasangannya sambil sesekali saling bertatapan.

Pose mesra keduanya spontan membuat penonton gemas dan bersorak riuh. Sedangkan pasangan kedua terlihat lebih kalem. Bahkan yang laki-laki tampak malu-malu hingga membuat siswa penonton dan juri geregetan.

Baca Juga :  PKS Akhirnya Buka Kartu Dibalik Kegagalan Mengusung Calon Bupati-Wabup Sukiman-Iriyanto di Pilkada Sragen. Dari Rapat 29 Agustus 2020 Hingga Rekomendasi Cuma Fotokopi di WA
Foto/Wardoyo

Usai penampilan impresif dua pasangan gong itu,  fashion show pun ditutup dan kemudian diumumkan pemenangnya.

Kasek SMK Citra Medika Sragen,  Nano Priyanto mengatakan lomba fashion show itu digelar sebagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional. Namun acara lomba dan bazar hari itu juga bagian memeriahkan launching Klinik Kontemporer dan Apotek Pendidikan yanh diresmikan Kepala Bp2MK Provinsi Jateng,  Jasman Indradno.

Menurutnya,  pembukaan klinik dan apotek pendidikan itu dimaksudkan untuk wahana mengaplikasikan teori ke dalam praktik nyata bagi siswa.

Selain itu,  adanya klinik dan apotek pendidikan itu juga bagian mewujudkan program Teaching Factory dan melatih jiwa wirausaha seperti yang digariskan Kemendiknas melalui Direktorat PSMK yang menunjuk SMK Citra Medika di antara 14.000 SMK se-Indonesia.

“Alhamdulilah kami terpilih di antara 14.000 SMK di Indonesia sebagai sekolah pencetak wirausaha mandiri. Di Sragen hanya SMK Citra Medika dan SMK Muh 2 saja. Makanya hari ini kami realisasikan dengan membuka Klinik dan Apotik Pendidikan,” paparnya. Wardoyo