JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Dibuka, Sayembara Tangkap Otak Teroris di Indonesia Berhadiah Rp 5 Miliar. Simak Informasinya!

Sam Aliano saat menunjukkan tumpukan uang sayembara 2017 silam. Foto/Tempo.co
Sam Aliano saat menunjukkan tumpukan uang sayembara 2017 silam. Foto/Tempo.co

JAKARTA- Maraknya aksi terorisme di negeri ini dalam beberapa waktu terakhir, membuat pengusaha Sam Aliano geregetan. Pria yang mencalonkan diri sebagai presiden itu menaikkan hadiah dari Rp 1 miliar menjadi Rp 5 miliar bagi siapa pun yang bisa melaporkan kepada polisi tentang keberadaan otak aksi terorisme.

“Saya prihatin dan ingin masyarakat luas berpartisipasi melawan teroris,” katanya Kamis (17/5/2018).

Baca Juga :  Dalam Setahun, Kejaksaan Agung Hentikan Penuntutan 101 Perkara

Sam Aliano juga akan melaporkan channel YouTube ke Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI. Alasan pelaporannya, teroris belajar membuat bom dari YouTube.

“Dari YouTube, teroris belajar membuat bom sendiri. YouTube juga memfasilitasi ilmu membuat bom bagi para teroris lain,” ucap pengusaha keturunan Turki itu.

Sam Aliano menuturkan teror bom terjadi sejak peristiwa di Mako Brimob. Beberapa hari kemudian, serangan teroris terjadi di tiga gereja di Surabaya, Markas Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, dan Markas Kepolisian Daerah Riau.

Baca Juga :  Rapat Anggaran di Puncak demi Hindari Covid-19 Kopel: Itu Hanya Akal-akalan Saja

Serangan teroris dan bom bunuh diri itu membuatnya mengajak masyarakat turut berperan aktif.

“Saya beri hadiah bagi orang yang akan melaporkan kepada polisi tentang keberadaan otak teroris,” tutur Sam Aliano.

www.tempo.co