JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Buru Pelaku Pembantaian Warmin, Polres Karanganyar Periksa 5 Orang. Ada Yang Sempat Terlihat Keluar Masuk Lokasi! 

Kondisi jasad Warmin, pemuda asal Pagak, Sumberlawang korban penganiayaan saat dimandikan, Kamis (30/8/2018). Foto/Wardoyo
Kondisi jasad Warmin, pemuda asal Pagak, Sumberlawang korban penganiayaan saat dimandikan, Kamis (30/8/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Kasat Reskrim Polres Karanganyar, AKP Purbo Adjar Waskito, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, menyampaikan tengah mendalami kasus penganiayaan berat yang merenggut nyawa, Warmin (35) pemuda asal Pagak, Sumberlawang, Sragen di WC Umum Pasar Colomadu, Karanganyar, medio pekan ini.

Untuk mengusut pelaku penganiayaan, tim Polres sudah memeriksa setidaknya lima orang saksi. Mereka adalah orang yang menemukan korban kali pertama dan orang yang keluar dan masuk pasar pada malam korban ditemukan.

Baca Juga :  Gadis Belia di Palembang ini Dituding Jadi Pelakor, Dikeroyok 4 Orang hingga Disilet

“Pelaku belum ketemu. Kami periksa lima orang sebagai saksi. Kami mintai keterangan. Situasi sata kejadian gelap. Di TKP [tempat kejadian perkara] enggak ada orang. Hanya ada penjual di sekitar pasar. Ada yang lihat keluar masuk lokasi. Kami mintai keterangan sebagai saksi,” tutur Purbo saat ditemui wartawan di Mapolres Karanganyar, Sabtu (1/9/2018).

Kasat Reskrim menguraikan saat ini pihaknya masih mendalami kasus itu. Tim juga belum dapat mengambil kesimpulan.

Baca Juga :  Debut Baru Mengesankan, Kesebelasan Persika Karanganyar Sukses Beri Kemenangan Perdana Usai Libas PS Demak 2-0

Akan tetapi, ia memastikan korban meninggal diduga karena penganiayaan kategori berat. Purbo menceritakan korban meninggal karena luka yang diderita pada bagian kepala tepatnya bagian kepala antara dahi dan hidung.

“Keterangan dokter, luka di kepala itu akibat pukulan benda tumpul. Semoga bisa cepat ketemu dan motif menyebabkan korban dianiaya dan meninggal dunia. Itu penganiayaan berat menyebabkan korban meninggal. Menurut dokter yang memeriksa, tidak ada luka senjata tajam,” tutur dia. Wardoyo