JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Blak-blakan, Jelang Dilantik Gubernur, Bupati Karanganyar Bilang Tak Akan Cari Pulihan di Periode Kedua

Bupati Juliyatmono. Foto/Dok Humas

Drs. H. JULIYATMONO MM
Bupati Juliyatmono. Foto/Dok Humas

KARANGANYAR- Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta restu ke warga terkait rencana pelantikannya sebagai Bupati terpilih periode 2018-2023 oleh Gubernur. Ia juga menegaskan di periode kedua kepemimpinannya nanti, dirinya berjanji tak akan mencari pulihan.

Hal itu disampaikan saat pentas pagelaran wayang kulit di Jenawi dalam rangka HUT Karanganyar ke 101, kemarin malam.

“Saya tidak ingin mencari pulihan (Balen). Saya nyambut  gawe sungguhan supaya Karanganyar maju dan bagus,” katanya.

Baca Juga :  Dikomandoi Rohadi Widodo, DPD PKS Karanganyar Sambangi Korban Keracunan Takjil dan Berikan Bantuan 50 Paket Sembako

Dalam kesempatan itu, bupati secara khusus memohon doa restu masyarakat karena tanggal 15 Desember mendatang bakal dilantik Gubernur Jawa Tengah di Semarang.

Pihaknya meminta doa agar semua lancar dan aman. Juliyatmono bertekad dalam periode kedua akan menyelenggarakan pemerintah yang lebih baik lagi.

Di hadapan warga, orang nomor satu di jajaran Pemkab Karanganyar itu juga mengingatkan warga tak buang air sembarangan.

“Nyuwun tulung jangan buang air sembarangan, sebab akan mengkotori lingkungan dan sumber daya air,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Baca Juga :  Isi Momentum Jelang Lebaran, PBVSI Karanganyar Santuni Atlet Yatim dan Uang Transport  Pada Wasit, Pelatih Serta Pemain

Dia menambahkan air yang diminum akan berpengaruh terhadap kesehatan setiap individu. Jika airnya bersih tentu akan sehat. Sebaliknya, jika air yang diminum sudah kotor dan tercemar maka akan berpengaruh terhadap kesehatan.

“Mari kita siapkan generasi penerus dengan menyediakan air yang bersih. Sekali lagi, saya ingatkan untuk tidak membuang air atau hajat sembarangan,” imbuhnya. Wardoyo