JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

PNS Sragen Diharamkan Jadi Tim Sukses Calon Kades. Bupati Sebut Ada Sanksi Tegas, Semua Kepala OPD Diminta Perintahkan Jajarannya Bantu Pengawasan 

Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemkab Sragen mengharamkan PNS menjadi tim sukses dan terlibat dalam sosialisasi dukungan untuk calon di Pilkades. Jika nekat terbukti, sanksi tegas pun akan dijatuhkan.

Hal itu disampaikan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati seusai penandatanganan MoU pencegahan money politik Pilkades di Pendapa Rumdin Bupati kemarin.

“Intinya PNS tidak boleh berpolitik. Kalau di Pemilu dilarang, di Pilkades pun sama. Kalau hanya masyarakat yang diatur, sementara PNS tidak, nanti bagaimana. Nggak adil dong,” papar Bupati didampingi Sekda, Tatag Prabawanto kepada wartawan.

Baca Juga :  Tambah 9 Warga Positif dan 7 Suspek, Jumlah Kasus Covid-19 Sragen Hari Ini Meroket Jadi 777. Pasien Sembuh 627 Orang, Jumlah Warga Meninggal Sudah 82 Orang 

Selain terlibat tim sukes, PNS juga dilarang melakukan kegiatan yang mengarah pada dukungan pada calon Kades. Di antaranya dilarang berfoto selfie dengan calon, kemudian melakukan gerakan jari yang mengarah pada simbol terkait calon di Pilkades.

Terkait sanksi bagi PNS yang nekat, bupati memastikan bakal ada sanksi tegas.

Baca Juga :  Misteri Ringseknya Mobil Dinas Wakil Ketua DPRD Pekalongan Yang Kecelakaan Maut di Tol Sragen. Airbag Masih Mengembang, Bercak Darah Terlihat Berceceran di Jok

“Sanksinya nanti yang menentukan pejabat pembina kepegawaian. Yaitu bupati,” tegasnya.

Dalam sambutannya, bupati juga meminta Kepala OPD untuk memerintahkan PNS di jajarannya melakukan pengawasan partisipatif dan menjaga sikap netral.

Sekda Sragen, Tatag Prabawanto menambahkan untuk PNS yang terbukti terlibat dalam tim sukses atau Pilkades, maka akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pasti akan kita beri sanksi,” tandasnya. Wardoyo