JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

PNS Sragen Diharamkan Jadi Tim Sukses Calon Kades. Bupati Sebut Ada Sanksi Tegas, Semua Kepala OPD Diminta Perintahkan Jajarannya Bantu Pengawasan 

Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo
Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemkab Sragen mengharamkan PNS menjadi tim sukses dan terlibat dalam sosialisasi dukungan untuk calon di Pilkades. Jika nekat terbukti, sanksi tegas pun akan dijatuhkan.

Hal itu disampaikan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati seusai penandatanganan MoU pencegahan money politik Pilkades di Pendapa Rumdin Bupati kemarin.

Baca Juga :  Bikin Pilu, Nenek yang Tewas Kesetrum Jebakan Tikus di Sragen Ternyata Mau Jual Ayam ke Pasar. Rela Jalan Kaki 2 KM Lewat Sawah-Sawah, Ayamnya Juga Ikut Mati Kesetrum..

“Intinya PNS tidak boleh berpolitik. Kalau di Pemilu dilarang, di Pilkades pun sama. Kalau hanya masyarakat yang diatur, sementara PNS tidak, nanti bagaimana. Nggak adil dong,” papar Bupati didampingi Sekda, Tatag Prabawanto kepada wartawan.

Selain terlibat tim sukes, PNS juga dilarang melakukan kegiatan yang mengarah pada dukungan pada calon Kades. Di antaranya dilarang berfoto selfie dengan calon, kemudian melakukan gerakan jari yang mengarah pada simbol terkait calon di Pilkades.

Baca Juga :  Awas, Horor Jalur Gabugan- Sumberlawang Sragen Makin Rajin Makan Korban. Dari Pemotor Patah hingga Panther Masuk Lubang Langsung Meletus

Terkait sanksi bagi PNS yang nekat, bupati memastikan bakal ada sanksi tegas.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua