JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

PKS Sragen Masih Intens Jajaki Koalisi, Gerindra Sebut Lebih Menguntungkan Rakyat Jika Calonnya Lebih dari Satu!

Sriyanto Saputro dan Idris Burhanudin. Foto kolase/Wardoyo
Sriyanto Saputro dan Idris Burhanudin. Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dua parpol di Sragen yakni, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerindra menyatakan sama-sama masih menunggu perkembangan terkait sikap mereka menuju Pilkada Sragen.

Meski demikian, kedua parpol mengisyaratkan masih berupaya menjajaki peluang berkoalisi untuk mengusung calon di Pilkada Sragen 9 Desember mendatang.

Ketua DPD PKS Sragen, Idris Burhanudin mengatakan saat ini pihaknya masih terus menjalin komunikasi dengan Partai Gerindra.

Gerindra menjadi opsi paling realistis mengingat partai-partai pemilik kursi lainnya sudah merapat ke kubu koalisi pengusung Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Suroto.

“Kita masih membangun komunikasi dengan Gerindra. Karena partai yang lain sudah merapat ke Mbak Yuni, praktis (pilihan) tinggal Gerindra. Karena kalau dengan Nasdem pun juga nggak cukup,” paparnya Kamis (6/8/2020).

Idris menguraikan komunikasi dengan Partai Gerindra sudah terjalin cukup intens. Kedua partai bahkan sudah membuka komunikasi baik di tataran daerah maupun pusat.

Menurutnya, koalisi dengan Gerindra sangat mungkin mengingat kedua partai juga sempat sukses berduet mengusung Kusdinar Untung Yuni Sukowati – Dedy Endriyatno memenangkan Pilkada 2015.

Baca Juga :  Gagal Maju Pilkada Sragen, Sukiman-Iriyanto Disebut Jadi Korban Kapitalidasi Proses Rekom Parpol. Rekom Butuh Bermiliar-Miliar, Rus Utaryono Sesalkan Parpol Tunduk Pada Oligarkhi Oportunistik

Meski demikian, Idris belum bisa memastikan apakah positif berkoalisi mengusung calon baru atau ada opsi lain. Semua itu nantinya masih menunggu keputusan DPP.

“Kalau dibilang peluangnya masih fifty-fifty. Kita pun juga di-deadline oleh DPP untuk segera menentukan sikap. Makanya secepatnya kita juga akan mengambil sikap. Mungkin beberapa hari ke depan sudah ada perkembangan dan akan kami sampaikan,” jelasnya.

Terpisah, Sekretaris DPD Gerindra Provinsi Jawa Tengah, Sriyanto Saputro mengatakan saat ini, partainya juga masih melakukan komunikasi dan lobi politik untuk Pilkada Sragen.

Perihal pernyataan PKS yang menjajaki koalisi kembali dengan Gerindra di Pilkada Sragen, menurutnya hal itu juga masih terbuka.

Ia juga membenarkan memang sudah ada komunikasi dengan PKS terkait Pilkada Sragen.

“Kita sambut baik sikap PKS. Peluang masih terbuka, dulu waktu mengusung Mbak Yuni di Pilkada 2015 juga berdua bisa menang,” terangnya.

Baca Juga :  Tambah 9 Pasien Lagi, Berikut Daftar Lengkap Warga Terpapar Positif Covid-19 Sragen Hari Ini. Tujuh di Antaranya Pegawai RSUD Sragen!

Sriyanto memandang jika Gerindra-PKS kembali berkoalisi mengusung calon,maka dampaknya dirasa akan lebih baik untuk rakyat Sragen. Karena dengan ada dua paslon, maka akan menjaga semangat demokrasi.

Sebab rakyat akan memiliki opsi lebih untuk memilih calon pemimpin daripada Pilkada berlangsung dengan calon tunggal.

“Lebih menguntungkan untuk rakyat jika calonnya lebih dari satu. Artinya proses demokrasi berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Sriyanto memiliki keyakinan lebih, bahwa duet Gerindra dan PKS akan terulang dalam pilkada mendatang. Kini pihaknya tinggal menunggu keputusan final dari DPP Partai Gerindra.

“Masih ada waktu sampai batas akhir jelang pendaftaran. Kalau PKS bilang fifty-fifty, optimisme kami malah lebih dari fifty-fifty. Tapi sekali lagi semua keputusan ada di DPP dan kemungkinan dalam waktu dekat diumumkan. Apapun keputusan DPP kita siap mengamankan,” tegasnya. Wardoyo