JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Terus Meroket, Positif Covid-19 di Solo Tambah 36 Orang, Didominasi Tracing Klaster Keluarga dan Perkantoran

Ilustrasi grafik kasus Covid-19. Pixabay
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Tingginya penambahan kasus baru di kota bengawan selama sepekan terakhir masih terus berlanjut. Bahkan, pada Senin (2/11/2020) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Solo mencatat penambahan sebanyak 36 kasus. Dimana mayoritas merupakan hasil tracing kasus.

Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, mengatakan dari 36 kasus baru, 31 kasus dari hasil tracing kontak, empat kasus dari pasien suspek yang naik kelas, dan seorang dari uji swab mandiri.

“Dari 31 kasus tracing ini, yang menonjol dari klaster keluarga di Kecamatan Jebres dengan jumlah ekor kasus yang masuk data hari ini sebanyak 11 orang. Kemudian ada juga klaster perkantoran, ada yang dari dInas Lingkungan Hidup (DLH) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),” paparnya.

Baca Juga :  2 Pegawainya Positif Covid-19, Kampus ISI Solo Lockdown Hingga 28 November

Disinggung mengenai penutupan sementara kedua kantor di lingkungan Pemkot Solo tersebut, Ahyani mengatakan, tidak ada lockdown, namun hanya pembatasan operasional kantor. Pasalnya, kasus pertama alias induk kasus di dua kantor tersebut sudah ternotifikasi pekan lalu, tepatnya saat cuti bersama. Sehingga penutupan kantor sudah otomatis berjalan selama ASN libur yakni dari 28 Oktober hingga 1 November lalu.

“Selama kantor libur karena cuti bersama sudah dilakukan penyemprotan sembari tracing berjalan. Jadi sekarang kantornya beroperasi terbatas. Yang positif karantina mandiri, yang negatif boleh masuk kerja,” ujarnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih. Untuk klaster DLH dan BPBD total kasusnya masing-masing tujuh dan empat pegawai. “DLH yang domisili Solo ada tiga orang dari total tujuh kasus dan di BPBD satu orang dari total empat pegawai,” urainya.

Baca Juga :  Wali Kota Solo Siap Dicopot dari Jabatannya Jika Terbukti Abai Protokol Kesehatan

Sedangkan terkait klaster keluarga di Jebres, Ning, sapaan akrabnya mengatakan kasus induknya berada di luar kota. “Mereka bekerja di Solo dan setiap harinya anaknya dititipkan di rumah eyangnya di Solo. Saat kami terima notifikasi kedua orang tuanya positif, maka kami tracing rumah eyangnya, hasilnya, ada 11 yang juga positif,” ujarnya.

Sementara itu, jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 di Kota Solo mencapai 1.249 orang. Rinciannya, 282 orang isolasi mandiri, 74 pasien dirawat, 843 orang sembuh dan 50 orang meninggal dunia. Sedangkan kumulatif pasien suspek menyentuh 1.288 orang, dengan rincian 20 dirawat inap, (suspek aktif), empat isolasi mandiri, 1.194 discard dan 70 suspek meninggal dunia. Prihatsari