JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

PDIP Sragen Akui Intens Komunikasi ke Semua Partai. Sapu Bersih Lawan Kotak Kosong?

Suparno. Foto/Wardoyo

loading...
Suparno. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Pasca terbitnya rekomendasi yang mengusung Yuni-Suroto di Pilkada 2020, PDIP Sragen mengaku masih terus berkomunikasi dengan hampir semua parpol pemilik kursi di Sragen.

Sekretaris DPC PDIP Sragen, Suparno mengatakan sejauh ini partainya masih menjalin konsolidasi dan komunikasi politik dengan banyak partai. Dia menyebut komunikasi dilakukan baik dengan Demokrat, PAN, Gerindra, Golkar, hingga PKS juga semua masih berkomunikasi.

Hal itu dimaksudkan untuk memperkuat dukungan dan memudahkan kemenangan paslon yang diusung PDIP-PKB di Pilkada September mendatang.

“Dengan semua partai kita komunikasi. Untuk beberapa partai yang menyatakan sudah mendukung, kami apresiasi. Harapannya dukungan itu nanti bisa 100 persen yang diwujudkan dalam bentuk rekomendasi,” paparnya kepada wartawan, Selasa (3/3/2020).

Perihal bagaimana posisi partai yang mendukung nanti apakah ditempatkan sebagai pengusung atau pendukung, Suparno menyampaikan akan disesuaikan dengan persyaratan di KPU.

Baca Juga :  Resmi Gandeng Pengusaha Asal Sambungmacan, Sukiman Deklarasikan KITO Untuk Lawan Petahana di Pilkada Sragen 2020. Sama-sama Bertekad Buat Perubahan Sragen Lebih Baik!

Jika ketentuannya minimal diusung oleh partai dengan 20 persen kursi, nantinya PDIP akan menyesuaikan. Jika memang harus ada pengusung dan pendukung, pihaknya pun juga akan menyesuaikan.

“Setelah fix mana saja yang berkoalisi, nanti baru kita lakukan pemetaan. Mana yang mengusung dan mendukung, kita akan bagi tugas. Lalu kita bentuk tim pemenangan dan tim sukses. Setelah itu baru sisi teknis di lapangan,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan saat ini, pihaknya juga masih menunggu yuridis rekomendasi dari DPP.

Meski sudah dipanggil dan diumumkan mengusung duet Yuni-Suroto, partainya tetap menunggu turunnya surat rekomendasi secara resmi.

“Secara fakta iya sudah diumumkan, tapi swcara yuridisnya kan belum. Nah kita masih menunggu surat rekomendasinya itu baru nanti melangkah,” terangnya.

Termasuk agenda rapat konsolidasi, juga terpaksa masih ditunda mengingat juga masih menunggu rekomendasi.

Perihal kapan surat rekomendasi bakal turun, Suparno menyebut hal itu kewenangan penuh DPP.

Baca Juga :  Selamat, Desa Bandung Ngrampal Juara I Lomba Desa Teringrasi Tahun 2020, Desa Puro dan Kecik Juara 2 dan 3. Tapi Tak Ada Yang Bisa Raih Hadiah Rp 1 Miliar!

“Tapi kemarin sudah kita sampaikan di musyawarah anak ranting dan musyawarah ranting se-kabupaten. Sudah selesai, nanti tinggal Musancab,” tandasnya.

Sebelumnya, dua partai yakni PAN dan Demokrat sudah menyatakan hampir dapat dipastikan bakal mendukung duet Yuni-Suroto di Pilkada 2020. Ketua DPD PAN Sragen, Purwanto dan Ketua DPC Demokrat Budiono Rahmadi sama-sama menyatakan partai mereka siap merapat dan mendukung duet Yuni-Suroto yang diusung PDIP-PKB.

Sementara, partai lain seperti PKS, Gerindra, Golkar, Nasdem, hingga kini masih melakukan lobi-lobi. Meski sempar mencuat wacana menduetkan Wabup Dedy Endriyatno dengan pengusaha asal Bandung kelahiran Kedawung, Sukiman, namun hingga kini juga belum ada tanda sepakat dan parpol yang mengusun.

Jika pada akhirnya buntu dan merapat ke koalisi besar PDIP, otomatis Pilkada Sragen akan menghadapi lawan kotak kosong. Wardoyo